Francisco River jadi roh permainan Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dihadapkan pada tantangan besar jelang bergulirnya Super League 2025/2026. Bukan hanya soal adaptasi strategi baru dari pelatih Eduardo Pérez, tapi juga soal mencari pelapis sepadan untuk Francisco Rivera.
Gelandang serang asal Meksiko itu kini menjadi tulang punggung lini tengah Green Force. Nilai pasar Rivera yang menyentuh angka fantastis Rp 7,82 miliar menurut Transfermarkt mempertegas betapa vital perannya.
Rivera tidak hanya menjadi pemain termahal di skuad Green Force. Ia juga menjadi motor utama serangan dan kreator peluang yang selalu hadir dalam momen-momen penting tim.
Konsistensi performa dan pengaruh besar Rivera terhadap ritme permainan menjadikannya sosok yang tak tergantikan.
Inilah yang membuat Persebaya Surabaya kesulitan mencari pelapis yang bisa menyamai standar yang telah ia tetapkan.
Sulitnya mencari pengganti Rivera bukan hanya karena kemampuannya yang di atas rata-rata. Tapi juga karena peran unik yang ia mainkan sebagai playmaker yang piawai membaca permainan dan eksekusi bola mati.
Sejak kedatangannya ke Persebaya Surabaya pada 1 Juli 2023, Rivera langsung menyatu dengan filosofi permainan tim. Ia sukses mengangkat performa Green Force dengan kontribusi gol dan assist yang stabil sepanjang musim.
Pada usia 30 tahun, Rivera masih menunjukkan performa puncak dengan stamina dan visi bermain yang mumpuni. Ia terbukti menjadi pemain yang mampu memikul beban besar di laga-laga krusial.
Kakinya yang dominan kiri memberi warna berbeda dalam skema permainan Persebaya Surabaya yang selama ini cenderung bergantung pada serangan dari sisi kiri oleh Bruno Moreira.
Rivera mampu menciptakan variasi serangan yang sulit ditebak lawan.
Ketika Rivera bermain, tempo permainan Persebaya Surabaya bisa berubah drastis hanya dalam satu sentuhan. Kreativitas dan ketenangan yang ia miliki dalam tekanan membuatnya menjadi pembeda.
Tak heran jika musim lalu ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga 1. Gelar tersebut menjadi bukti sahih Rivera berada di level yang sulit dijangkau pemain lain di posisinya.
Sebelum membela Persebaya Surabaya, Rivera sempat memperkuat Madura United dan hampir bertahan usai membawa klub tersebut ke final Liga 1 2023/2024.
Madura sempat ngotot mempertahankannya, menunjukkan betapa berharganya sang pemain.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
