
Salah satu wonderkid Persija Jakarta Arlyansah Abdulmanan. (Dok. Arlyansah Abdulmanan)
JawaPos.com-Persija Jakarta telah meresmikan 32 pemain yang akan bersaing di Super League musim depan. Dari pemain-pemain tersebut ada tujuh pemain muda yang menembus tim utama Macan Kemayoran.
Pada laga persahabatan melawan Arema FC, Sabtu (26/7) ketujuh pemain tersebut turut berada di bangku cadangan Persija. Namun, hanya Arlyansah Abdulmanan yang dipilih Mauricio Souza bermain sejak menit pertama.
Bagi Jakmania, tentu penasaran dengan profil para wonderkid yang berada di skuadnya. Nah, untuk mengetahuinya baca terus artikel ini.
Pemain berusia 20 tahun ini, sudah bermain bersama Persija di berbagai kelompok umur. Mulai dari Persija U-18 dan U-20 sejak musim 2023/2024. Sebelum bermain dengan tim utama Persija, Arlyansah Abdulmanan menempa kemampuannya bersama PSIM Yogyakarta di Liga 2 musim lalu.
Performanya bersama Laskar Mataram sangat baik. Melansir Transfermarkt, Arlyansah bermain sebanyak 12 pertandingan dengan sembilan kali bermain sebagai pemain utama dan mencetak empat gol. Pemain jebolan akademi ASIOP tersebut turut membantu PSIM Yogyakarta promosi ke Super League musim depan.
Pemain kelahiran Probolinggo ini akan menambah kekuatan lini tengah Persija musim depan. Figo Dennis merupakan hasil dari pembinaan Persija mulai dari Persija U-16, U-18, dan U-20.
Sebelum berhasil promosi ke tim utama Macan Kemayoran musim depan, Figo Dennis bermain bersama PSIM Yogyakarta dengan status pinjaman di Liga 2 musim lalu. Menit bermain dari pemuda 19 tahun ini cukup banyak dengan delapan kali bermain, meski hanya satu kali menjadi pemain pilihan utama.
Bek berusia 18 tahun ini sudah malang melintang dengan berbagai tim kelompok umur. Sebelum bermain bersama Persija U-20 di musim ini, Baihaqi Rifai sempat bermain di PSM Makassar U-20 di musim 2021/2022. Di Persija U-20, dia bermain sebanyak 12 pertandingan di kompetisi EPA Liga 1 U-20.
Pada musim yang sama, Baihaqi merasakan pengalaman bermain bersama Persikab Kabupaten Bandung yang berkompetisi di Liga 3. Di tim tersebut, dia bermain sebanyak 14 pertandingan dan selalu menjadi pemain pilihan utama.
Awal karir pemain yang sering menempati posisi sayap kanan di Persija ini, dimulai bersama Persija U-16 musim 2021/2022. Di musim berikutnya, Jehan Palevi bermain bersama Persija U-20.
Untuk mendapatkan pengalaman bermain, Persija meminjamkan pemain 19 tahun itu ke tim Liga 2 Persiku Kudus. Musim lalu, Jehan Palevi bermain sebanyak sembilan pertandingan dengan tujuh kali bermain sebagai pemain utama.
Raditya Rahardjo merupakan pemain yang sering beroperasi di lini tengah. Posisi utamanya gelandang bertahan, namun pemain 18 tahun itu bisa bermain di berbagai posisi termasuk sebagai gelandang bertahan.
Pemain yang menimba ilmu di PPLP Sumut tersebut, bergabung bersama Persija U-16 musim 2023/2024. Setelah itu, Raditya Rahardjo bermain bersama Persija U-18 di tahun 2024 dan Persija U-20 pada musim lalu. Permainannya bersama Persija U-20 sangat baik, dengan 18 kali bermain dan membawa timnya menjadi juara ketiga di EPA Liga 1 U-20.
Persija punya kiper masa depan dalam diri Irham Nadzhofa. Kiper berusia 18 tahun itu sudah bermain bersama Persija U-16 pada tahun 2023 dan berlanjut ke Persija U-18 di tahun berikutnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
