
Rachmat Irianto (tengah), gelandang Persebaya meluapkan kegembiraannya usai berhasil menjebol gawang tim PS Tira Persikabo pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (21/7). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com — Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Liga 1 jelang musim 2025/2026. Rachmat Irianto disebut-sebut akan kembali memperkuat Persebaya Surabaya, klub yang pernah membesarkan namanya.
Nama Rachmat langsung jadi bahan pembicaraan hangat setelah akun Instagram @transfernews_ft1 mengunggah informasi soal kepindahannya.
Dalam unggahan pada Senin (9/6/2025) itu, disebutkan sang pemain sudah “done deal” dan tinggal menunggu waktu untuk diperkenalkan secara resmi.
Meski belum dikonfirmasi oleh pihak manajemen Persebaya Surabaya, euforia langsung terasa di kalangan Bonek.
Banyak yang menyambutnya dengan antusias, bahkan menyebut kembalinya Rachmat sebagai “sang anak hilang yang pulang ke rumah”.
Pemain yang akrab disapa Rian ini memang bukan sosok asing di Surabaya. Ia merupakan putra mendiang legenda Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, dan pernah mengenakan kostum Green Force sejak 2016 hingga 2022.
Selama memperkuat Persebaya, Rachmat tampil dalam 49 pertandingan resmi dengan total 3.639 menit bermain. Ia juga berperan besar dalam membawa klub tersebut juara Liga 2 2017 dan promosi ke Liga 1.
Pamor dan hubungan emosional yang kuat membuat kembalinya Rachmat terasa sangat natural bagi Persebaya Surabaya. Ia dianggap sudah memahami atmosfer Gelora Bung Tomo dan karakter khas permainan klub.
Namun, kepulangan Rachmat tentu bukan tanpa drama. Pasalnya, sejak 2022 ia hijrah ke rival kuat Green Force, Persib Bandung, dan sukses mencuri hati Bobotoh.
Di Persib, ia bukan hanya jadi penghias bangku cadangan, tetapi tampil sebagai pilar utama. Bahkan, dalam dua musim terakhir, Rachmat turut membantu Maung Bandung meraih gelar Liga 1 secara berturut-turut.
Tak hanya itu, musim 2024/2025 menjadi salah satu momen bersejarah saat Persib tampil di ajang AFC Champions League Two.
Meski langkah mereka terhenti di fase grup, kontribusi Rachmat tetap mendapat apresiasi besar dari suporter.
Kini, kepergiannya dari Persib menyisakan ruang kosong di lini tengah sekaligus pertahanan tim. Ia dikenal sebagai pemain serba bisa yang dapat diandalkan baik sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah.
Kabar tentang transfer ini pun menimbulkan pro dan kontra di kalangan Bobotoh. Banyak yang merasa kehilangan, namun juga menghormati keputusan sang pemain untuk pulang ke rumah lamanya.
Langkah Persebaya Surabaya merekrut kembali Rachmat dianggap sebagai langkah strategis di awal musim. Selain meningkatkan kualitas lini tengah, keputusan ini juga bisa mengangkat moral dan semangat tim.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
