
Gali Freitas dikabarkan jadi komoditas panas rebutan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung. (Media PSIS)
JawaPos.com — Perburuan tanda tangan Paulo Domingos Gali da Costa Freitas semakin panas jelang bursa transfer Liga 1 musim depan. Winger andalan PSIS Semarang itu kini jadi rebutan dua raksasa Liga 1, Persebaya Surabaya dan Persib Bandung.
Nama Gali Freitas mendadak ramai dibicarakan usai ia disebut masuk dalam daftar incaran tim kebanggaan Bonek, Persebaya Surabaya. Kabar tersebut pertama kali dibocorkan akun Instagram @igball.idn, Kamis (8/5/2025), yang menyebut Gali sebagai target utama Green Force.
"Rumor Persebaya Dikaitkan Dengan Penyerang Sayap Milik PSIS Semarang yaitu Gali Freitas. Akankah Transfer ini akan terwujud?" tulis @igball.idn, Kamis (8/5/2025).
Unggahan itu sontak memantik perhatian pecinta sepak bola nasional, apalagi mengingat Gali adalah idola baru publik Semarang. Kehadirannya yang eksplosif di sisi kiri lapangan membuat PSIS Semarang tampil lebih tajam sepanjang musim ini.
Namun, bukan hanya Persebaya Surabaya yang kepincut. Persib Bandung juga diam-diam masuk dalam perburuan, membuat potensi transfer Gali Freitas kian menarik dinantikan.
Akun @transfernews_ft1 pada Kamis (22/5/2025) menyebut Persib kini tengah memantau situasi sang winger Timor Leste. Mereka berharap bisa merekrut Gali sebagai tambahan amunisi sayap kiri musim depan.
"Persib Bandung kabarnya sedang memantau situasi untuk merekrut wonderkid asal Timor Leste, Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas (LWF) untuk Liga 1 musim depan. Kontrak Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas bersama PSIS Semarang akan habis pada 2026," tulis @transfernews_ft1, Kamis (22/5/2025).
Nilai pasar Gali Freitas pun melonjak signifikan. Berdasarkan laporan, mahar sang pemain kini mencapai Rp 3,91 miliar —angka fantastis untuk pemain asal Asia Tenggara.
Kehadiran angka itu membuat skenario transfer tidak semudah membalikkan telapak tangan. PSIS Semarang sendiri masih mengikat Gali dengan kontrak hingga 2026, usai perpanjangan pada Februari 2024 lalu.
Namun sinyal hengkangnya Gali mulai terasa sejak beberapa unggahan janggal di media sosial. Salah satunya datang dari akun @kandaboll yang menampilkan Gali dengan gestur kecewa tanpa narasi apapun, hanya menyematkan namanya. Unggahan itu sontak memicu spekulasi Gali tengah berada dalam kondisi tidak bahagia di PSIS.
Dukungan terhadap dugaan tersebut makin kuat setelah InstaStory Gali yang menunjukkan raut kecewa, kemudian direpost oleh akun @lambeturah_bola02. Isyarat-isyarat halus ini seolah membuka pintu keluar bagi sang winger. Terlebih lagi, Gali juga tertangkap basah mengikuti akun super agen yang dikenal dekat dengan Persebaya Surabaya.
Langkah itu tentu menjadi indikasi adanya komunikasi awal antara pihak Gali dan Persebaya Surabaya. Meski demikian, belum ada kepastian soal negosiasi resmi yang tengah berlangsung.
Kendala utama Persebaya Surabaya untuk memboyong Gali adalah kontraknya yang masih panjang. Tanpa klausul rilis, Green Force harus menebus kontraknya atau menawarkan skema peminjaman kepada PSIS.
Strategi peminjaman bisa menjadi opsi ekonomis jika PSIS bersedia melepas. Namun hal itu tetap bergantung pada kesediaan kedua belah pihak duduk di meja perundingan. Skenario lainnya adalah jika PSIS Semarang mengalami degradasi di akhir musim. Maka, Gali punya alasan kuat untuk hengkang lebih awal demi menjaga kariernya tetap di level tertinggi.
Di sisi lain, Persib Bandung tak tinggal diam melihat manuver Persebaya Surabaya. Tim Maung Bandung tengah merombak lini serangnya dan melihat Gali sebagai potensi utama di posisi winger kiri. Persaingan dua tim besar ini membawa bumbu panas di bursa transfer Liga 1. Tak hanya soal uang, tapi juga gengsi dan daya tarik klub menjadi faktor penentu akhir cerita.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
