
Timnas Tiongkok dalam persaingan mereka di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (Media Timnas Tiongkok)
JawaPos.com - Tim nasional Tiongkok masih punya kesempatan untuk lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia meski kecil.
Bila Ingin asa lolos itu tetap terjaga, syaratnya Team Dragon harus menang telak atas Timnas Indonesia di Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Tiongkok saat ini menjadi juru kunci grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka baru mengumpulkan 6 angka dalam delapan laga.
Perolehan poinnya sama seperti Bahrain tapi harus ada di posisi terbawah karena selisih golnya -13, berbanding -8 dengan pesaingnya.
Secara matematis, peluang lolos masih terbuka. Hanya saja Tiongkok wajib menyapu bersih dua pertandingan sisa dengan kemenangan. Pertama melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Timnas Indonesia sendiri saat ini duduk di urutan empat alias spot terakhir untuk mengunci tiket putaran keempat. Garuda memiliki 9 poin dengan selisih gol -6.
Media Tiongkok, Sohu mencoba menyusun skenario terbaik untuk timnas negaranya agar lolos ke babak berikutnya. Mereka menyebut Team Dragon bukan hanya sekadar harus menang, tapi juga wajib mengalahkan Timnas Indonesia dengan skor telak.
Sohu menilai pasukan Branko Ivanovic setidaknya harus menang 3-0 di kandang Indonesia. Jika kemenangan telak terwujud, mereka bisa menentukan nasibnya sendiri saat melawan Bahrain di laga terakhir.
“Laga China dan Indonesia bisa dibilang hidup dan mati. Tak hanya itu, Timnas China saat ini memiliki selisih gol -13 dan Indonesia -6. Artinya, jika menang lawan Indonesia dan (Timnas) Bahrain, peluang lolos tidak sepenuhnya ada di tangan China,” terang Sohu.
“Jika China menang 3-0, kedua tim akan punya poin sama yakni sembilan tetapi selisih gol Timnas Indonesia turun menjadi -9 dan China menjadi -10,” imbuh Sohu.
Sohu juga mengandaikan Timnas Indonesia bisa menang tipis atas Jepang, yang merupakan lawan kedua sekaligus terakhir Garuda di periode Juni 2025. Karena itu, Sohu menyatakan Tiongkok wajib menang dengan selisih dua gol atas Bahrain.
“Jika China menang di laga terakhir melawan Bahrain dengan selisih dua gol, maka poin dan selisih golnya sama dengan Indonesia. Namun, dengan head-to-head di antara kedua tim, maka China akan mengalahkan Indonesia untuk ke babak keempat,” pungkas ulasan itu.
Sesuai regulasi, penentuan posisi bila ada dua tim atau lebih punya poin sama, maka yang diperhitungkan berikutnya adalah selisih gol lalu jumlah mencetak gol. Jika dua aspek itu masih sama, baru lah dipakai rekor pertemuan sebagai dasar penentu.
Nah, jika situasi di mana poin dan selisih golnya sama, maka Tiongkok bisa jadi lolos selama jumlah golnya lebih banyak dari Indonesia.
Tapi jika masih sama banyak, maka yang Team Dragon bisa di atas Timnas Indonesia karena unggul dalam bentrokan baik saat laga kandang maupun tandang.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
