
Kevin Mendoza. (Dok. Persib)
JawaPos.com- Persib Bandung berhasil mencatat sejarah manis dengan meraih gelar juara Liga 1 2024/2025 secara back to back. Salah satu kunci utama kesuksesan tersebut, menurut kiper utama Kevin Mendoza, adalah kekompakan yang terjalin erat di dalam tim.
Mendoza mengungkapkan bahwa suasana ruang ganti Persib sepanjang musim berjalan dengan sangat positif. Para pemain saling mendukung dan mengingatkan satu sama lain untuk selalu tampil maksimal di setiap laga. Hal ini, kata Mendoza, menjadi fondasi kokoh yang membuat Persib konsisten berada di puncak klasemen sejak pekan ke-16 hingga akhir musim tanpa tergoyahkan.
"Saya rasa itu sulit dijelaskan (konsisten di puncak klasemen). Untuk bisa konsisten, menurut saya itu karena kekompakan. Kami punya ruang ganti yang bagus dan saya rasa kami saling mendukung dengan baik, tetap fokus, dan saling mengingatkan bahwa kami harus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," ujar Mendoza, kiper bernomor punggung 1 tersebut.
Ia pun memastikan bahwa kondisi positif di dalam ruang ganti akan tetap terjaga hingga pertandingan terakhir Persib di Liga 1 2024/2025. Lebih spesial lagi, laga pamungkas tersebut akan digelar di hadapan ribuan Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/5), pukul 16.00 WIB. Prosesi angkat trofi juara juga akan dilakukan usai pertandingan melawan Persis Solo.
Meski sudah memastikan gelar juara, tekad Persib untuk meraih kemenangan di laga terakhir tetap membara. Henhen Herdiana, bek kanan andalan Maung Bandung, memastikan seluruh pemain akan tampil habis-habisan demi menutup musim dengan kemenangan.
"Buat pertandingan terakhir, kami akan benar-benar all out, fight di setiap lini, setiap berebut bola. Intinya, kami ingin menang," kata Henhen dengan penuh semangat.
Kemenangan atas Persis Solo akan menjadi pelengkap sempurna bagi perayaan juara Persib. Pasalnya, dalam tiga pertandingan terakhir, Maung Bandung hanya mampu meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan, yang menurut Henhen menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk menebus hasil tersebut dengan kemenangan di GBLA.
"Kemarin kami tidak mendapatkan tiga poin. Kami sudah berusaha, hanya memang hasilnya tidak sesuai yang diinginkan, dan kami harus menerima itu," tambah Henhen.
Sementara itu, Kevin Mendoza berharap bisa diturunkan di laga terakhir dan menjaga gawangnya tetap bersih dari kebobolan. Ia menekankan bahwa clean sheet di pertandingan terakhir akan menjadi catatan manis sekaligus menegaskan dominasi Persib di Liga 1 musim ini.
"Tentu saja, kami hanya ingin menang, meskipun kami sudah menjadi juara. Tapi selalu terlihat bagus kalau bisa meraih poin lebih banyak dan, semoga, bisa mencatatkan lebih banyak clean sheet sebagai penjaga gawang," ujar Mendoza.
Dengan atmosfer GBLA yang dipenuhi dukungan Bobotoh, Persib siap menutup musim dengan kemenangan manis sekaligus merayakan gelar juara secara sempurna. Laga melawan Persis Solo akan menjadi momentum terakhir bagi Maung Bandung untuk menunjukkan kekompakan dan mental juara yang telah mengantarkan mereka menjadi raja Liga 1 dua musim berturut-turut.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
