
Mahmoud Eid (tengah belakang) saat masih bela Persebaya Surabaya hadapi Arema FC. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Geliat panas mulai terasa jelang bursa transfer Liga 1 Indonesia 2025/2026. Dua klub besar, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya, dikabarkan bersiap melakukan manuver besar dengan nilai total mencapai Rp 19,12 miliar.
Langkah agresif ini muncul setelah performa pemain asing mereka musim ini dinilai belum maksimal.
Penurunan kontribusi dari legiun impor membuat keduanya mulai berburu sosok baru yang bisa menjadi tulang punggung di musim depan.
PSM Makassar dan Persebaya Surabaya sama-sama santer dikaitkan dengan nama-nama pemain top yang memiliki nilai pasar tinggi.
Hal ini menandakan keseriusan mereka untuk merombak skuad dan bersaing lebih ketat musim depan.
Dari kubu PSM Makassar, nama Gustavo Henrique disebut menjadi target utama. Striker asal Brasil yang saat ini memperkuat klub Liga Irak, Zakho FC, menjadi sorotan usai tampil tajam musim ini.
Gustavo mencatatkan 16 gol dan 5 assist dari 32 pertandingan bersama Zakho di Liga Irak. Statistik tersebut langsung mengangkat namanya ke radar transfer klub-klub Asia, termasuk PSM Makassar.
Nilai pasar Gustavo Henrique mencapai Rp 8,69 miliar berdasarkan data Transfermarkt. Kontraknya di Zakho akan habis pada 30 Juli 2025, membuat peluang transfer ini terbuka lebar bagi Juku Eja.
Kabar ini diperkuat unggahan akun @liga_dagelann yang menyebut PSM telah mengincar Gustavo usai sukses mendatangkan Lucas Dias. Hal ini menunjukkan PSM tak main-main dalam membenahi lini serang mereka.
"Bursa Transfer Setelah berhasil mendapatkan Lucas Dias, kini PSM Makassar dikaitkan dengan Gustavo Henrique (29|CF|Brasil). Musim ini dia bermain untuk Zakho (ISL Irak) dengan catatan 16 Gol & 5 Assist dari 32 Match," tulis akun @liga_dagelann, Jumat (16/5/2025).
Ketertarikan PSM kepada striker yang sedang naik daun ini menjadi sinyal mereka ingin segera move on dari barisan depan yang tumpul di musim 2024. Apalagi, efektivitas lini depan menjadi titik lemah PSM sepanjang musim.
Sementara itu, dari kubu Persebaya Surabaya, muncul nama lama yang siap dipulangkan ke Gelora Bung Tomo. Striker Palestina berdarah Swedia, Mahmoud Eid, menjadi target utama Green Force untuk menggantikan Flavio Silva.
Mahmoud Eid bukanlah nama asing bagi publik Surabaya karena pernah membela Persebaya Surabaya di tahun 2020.
Kini, usai menjalani tiga musim gemilang bersama Bangkok United, ia memberi sinyal perpisahan lewat unggahan Instagram pribadinya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
