Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (Liga Indonesia Baru)
JawaPos.com- Persib Bandung nyaris saja dipermalukan di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam lanjutan pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/2025. Berhadapan dengan Barito Putera, tim asuhan Bojan Hodak harus puas bermain imbang 1-1 setelah gol bunuh diri Yuswanto Aditya di menit 90+8 menyelamatkan Maung Bandung dari kekalahan.
Pertandingan berlangsung ketat sejak babak pertama. Barito Putera yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi tampil solid dalam bertahan. Usaha mereka membuahkan hasil di menit 45+3 melalui gol Jose Moreno yang sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Persib.
Di babak kedua, Persib Bandung berusaha keras mengejar ketertinggalan. Namun, upaya tersebut semakin berat setelah Edo Febriansyah diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-83, memaksa Persib bermain dengan sepuluh pemain.
Meski begitu, semangat pantang menyerah ditunjukkan Maung Bandung hingga akhirnya tendangan Gustavo Franca mengenai kaki Yuswanto Aditya dan berbelok masuk ke gawang sendiri pada menit 90+8. Gol bunuh diri tersebut disambut sorak-sorai ribuan Bobotoh yang memadati stadion.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui pertandingan melawan Barito Putera bukanlah laga mudah. Menurutnya, Barito tampil solid di lini pertahanan dan fokus mengamankan poin demi terhindar dari degradasi.
"Mereka pada dasarnya lebih fokus dalam bertahan. Namun, ketika bisa mendekati kotak penalti, mereka mampu mencetak gol," ungkap Bojan usai pertandingan.
Meski berhasil menyamakan kedudukan, Bojan menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit. Ia menilai ada sejumlah keputusan yang merugikan timnya, termasuk tekel keras Murilo terhadap Febri Hariyadi yang hanya berbuah kartu kuning.
"Febri ditekel dengan horor dari belakang, itu seharusnya mutlak kartu merah. Wajar jika pemain lain berusaha melindunginya, mengingat ia baru saja pulih dari cedera panjang," tegas Bojan.
Lebih lanjut, pelatih asal Kroasia itu mengonfirmasi pihaknya akan mengirimkan surat resmi beserta rekaman video kepada PSSI sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit.
Meskipun demikian, Bojan memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh terkait hal tersebut.
"Saya tidak mau banyak berkomentar soal wasit karena jika saya bicara soal itu mereka bisa mendenda saya. Kami akan mengirim surat dan menunjukkan videonya," katanya.
Sementara itu, pelatih Barito Putera, Victor Tinoco, mengaku bersyukur timnya mampu membawa pulang satu poin dari Bandung.
"Meskipun bukan hasil maksimal, kami menghadapi tim juara dan itu tidak mudah. Kami tunjukkan kami bisa bertahan, bisa fight, dan bertahan di BRI Liga 1," ujar Tinoco.
Dengan hasil imbang ini, Persib Bandung tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan 65 poin, sedangkan Barito Putera masih terancam di zona degradasi, berada di posisi ke-15 dengan raihan 31 poin.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
