Stadion Mandala Krida (Dok. Radar Jogja)
JawaPos.com - Kabar mengenai markas PSIM Yogyakarta yang akan berlaga di Liga 1 musim depan masih menjadi tanda tanya. Hingga saat ini, Stadion Mandala Krida yang diharapkan menjadi kandang Laskar Mataram, masih belum dilengkapi lampu penerangan sesuai standar kompetisi.
Manajemen PSIM Yogyakarta pun tidak tinggal diam. Mereka terus berupaya agar Mandala Krida bisa digunakan sebagai home base musim depan. Dukungan juga datang dari Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X yang sudah memberikan izin kepada manajemen PSIM untuk melengkapi fasilitas stadion, termasuk soal lampu.
Melansir Radar Jogja, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan PSIM Jogja, Wendy Umar, menjelaskan bahwa manajemen yang dipimpin Liana Tasno saat ini aktif menjajaki peluang kerja sama dengan sejumlah investor untuk mewujudkan target tersebut.
"Gubernur DIY sudah mempersilakan kami untuk bekerja sama dengan pihak ketiga dalam melengkapi fasilitas Mandala Krida. Saat ini Ibu Liana Tasno juga sedang aktif di Jakarta untuk menjajaki peluang dengan para investor dan sudah ada beberapa yang menunjukkan ketertarikan," ujarnya, Kamis (24/4).
Stadion Mandala Krida sendiri saat ini belum memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan Liga 1 karena belum memiliki fasilitas lampu dan kursi single seat. Mengantisipasi kemungkinan harus menjadi tim musafir, manajemen PSIM sudah menyiapkan berbagai rencana, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Namun demikian, mereka tetap menjadikan Stadion Mandala Krida sebagai prioritas utama untuk home base di Liga 1 nanti. "Mandala Krida tetap jadi opsi utama pilihan kami untuk home. Kami selalu berkoordinasi dengan LIB. Nantinya pendaftaran kami tetap Mandala Krida," jelas Wendy.
Di tengah upaya mempertahankan Mandala Krida, manajemen juga tak menutup kemungkinan untuk mempertimbangkan alternatif stadion lain. Beberapa stadion yang sudah dijajaki antara lain Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Stadion Moch Soebroto Magelang, serta kemungkinan ke Maguwoharjo International Stadium Sleman dan Stadion Manahan Solo.
"Meskipun musafir kita insyaallah tidak terlalu jauh dan sementara. Sebab, kami akan pastikan (Stadion) Mandala Krida sebagai venue utama kami," tegas Wendy.
Dengan segala upaya yang terus dilakukan manajemen, harapan besar tetap tertuju pada Stadion Mandala Krida untuk menjadi kandang kebanggaan PSIM Yogyakarta di Liga 1 musim depan. Kini, tinggal menanti realisasi dari sinergi yang dibangun bersama para investor agar Mandala Krida segera memenuhi standar. Laskar Mataram pun bersiap melangkah ke kasta tertinggi dengan semangat baru, di rumah yang selama ini menjadi simbol perjuangan mereka.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
