Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 23.11 WIB

Sisi Unik Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius: Menyesal Putus Sekolah, Masih Pelajari Psikologi dan Filsafat

Gilbert Agius. (Instagram/@gilbert7agius)

JawaPos.com - Gilbert Agius sudah menjadi pelatih PSIS Semarang. Tapi, juru taktik asal Malta itu punya dua mata pelajaran yang masih dibaca sampai saat ini.

"Sampai sekarang saya masih tertarik dengan mata pelajaran psikologi dan filsafat. Saya terus membaca buku soal dua mata pelajaran itu," kata pelatih 50 tahun itu. Ternyata, ketertarikan Gilbert pada dua mata pelajaran itu bukan tanpa sebab. 

Itu karena dia sudah putus sekolah sejak usia 15 tahun. "Sebab, pada usia 16 tahun saya sudah menjadi pemain profesional di Valletta FC (tim asal Malta)," beber pelatih kelahiran 21 Februari 1974 itu. Dia merasa cukup menyesal karena gagal menyelesaikan sekolahnya. 

Apalagi dia dikenal sebagai salah satu murid berbakat. "Kadang saya berharap bisa kembali belajar dengan sungguh-sungguh. Karena saya adalah murid yang cukup pandai di sekolah. Saya rasa itu (tidak menyelesaikan sekolah) adalah sebuah kerugian," beber mantan pelatih Malta U-21 tersebut. 

Karena itu, dia tidak mau sang anak merasakan hal serupa. Gilbert pun sampai menyekolahkan putri pertamanya sampai ke perguruan tinggi. "Anak perempuan saya sekarang sedang belajar di salah satu universitas dan mengambil jurusan hukum," pungkas Gilbert.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore