Septian David Maulana bisa jadi momok lini belakang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (Media PSIS)
JawaPos.com — PSIS Semarang bersiap menantang Persebaya Surabaya dalam laga sengit pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Duel ini bakal digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (12/3/2025).
Ambisi besar diusung PSIS yang ingin mencuri poin dari kandang Green Force. Meski dalam lima laga terakhir belum pernah menang, PSIS tetap optimistis bisa bangkit.
Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, mengakui laga ini tidak akan mudah. Ia paham betul Persebaya Surabaya sedang dalam tren positif musim ini.
“Persiapan selalu sama, kami mencari cara terbaik untuk mendapatkan poin,” kata Agius. Ia juga memuji kinerja pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, yang berhasil mengangkat performa tim.
Paul Munster sempat mendapat tekanan besar di pekan-pekan sebelumnya. Namun, kini Persebaya Surabaya justru tampil solid dan menjadi salah satu tim terkuat di Liga 1.
“Selamat kepada coach Paul, dia mengalami tekanan besar beberapa minggu lalu, tapi berhasil mengubah semuanya,” ujar Agius. Ia mengaku senang melihat kebangkitan Persebaya Surabaya.
Di sisi lain, pemain PSIS Riyan Ardiansyah menegaskan kesiapan timnya. Latihan intensif dan evaluasi diri menjadi modal PSIS menghadapi laga berat ini.
“Ini akan menjadi laga sulit karena Persebaya dalam tren positif,” kata Riyan. Namun, ia percaya PSIS bisa memberi perlawanan sengit.
Persebaya Surabaya dikenal memiliki skuad dengan kualitas yang merata. Kombinasi pemain muda dan senior membuat Green Force semakin berbahaya di setiap lini.
“Baik pemain muda maupun senior Persebaya sudah berimbang,” ujar Riyan. Ia menegaskan PSIS sudah mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi kekuatan lawan.
Saat ini, Persebaya Surabaya menduduki peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia. Dengan 47 poin hasil dari 14 kemenangan, lima seri, dan tujuh kekalahan, Persebaya Surabaya jadi salah satu tim yang konsisten.
Sementara itu, PSIS masih terjebak di papan bawah. Laskar Mahesa Jenar berada di posisi ke-14 dengan 23 poin dari enam kemenangan, lima hasil imbang, dan 14 kekalahan.
Di tengah situasi sulit PSIS, nama Septian David Maulana menjadi sorotan. Penyerang andalan PSIS ini berpotensi jadi ancaman serius bagi Persebaya Surabaya.
Septian David tampil cukup trengginas di laga sebelumnya melawan Persija Jakarta dengan memperoleh rating tertinggi tim (7.4). Meski PSIS kalah 0-2, kontribusi Septian tetap mencuri perhatian.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
