Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius tak merasa absennya Jakmania saat melawab Persija sebagai sebuah keuntungan. (Dok: Instagram PSIS)
JawaPos.com - Ketidakhadiran the Jakmania tak membuat Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius merasa diuntungkan dalam pertandingan melawan Persija Jakarta nanti malam. Sebaliknya, dia ikut menyesalkan laga akan digelar tanpa penonton.
Duel Persija Jakarta vs PSIS Semarang jadi salah satu laga yang akan tersaji di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (4/3) malam mulai pukul 20.30 WIB.
Bagi kedua tim, pertandingan ini sangat krusial. Baik Persija maupun PSIS bertekad bangkit setelah menjalani tren kurang baik dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka setidaknya belum pernah menang dalam empat laga sebelumnya.
Namun, pertandingan nanti malam dipastikan akan berjalan hambar. Sebab tak ada penggemar tuan rumah yang akan hadir walaupun Persija berstatus sebagai penyelenggara. The Jakmania tak bisa datang langsung karena laga digelar dengan tanpa penonton.
Pertandingan digelar tanpa penonton lantaran Persija tengah menjalani sanksi dari Komite Disiplin PSSI sebagai buntut kericuhan yang terjadi pada pekan ke-23 saat melawan Persib Bandung pada 16 Februari lalu.
PSIS sebagai tamu semestinya bersyukur dengan situasi ini. Sebab mereka tak akan melawan pemain ke-12 Persija Jakarta alias The Jakmania juga pada malam nanti.
Tapi ternyata perasaan itu tak dirasakan oleh Pelatih PSIS Semarang, Gilbery Agius. "Saya lebih suka bermain di depan pendukung, baik saat pertandingan di kandang dan bahkan di tandang," katanya dalam jumpa pers pralaga, Senin (3/3).
Menurut Gilbert Agius, kehadiran penonton atau suporter jadi keunggulan utama pertandingan sepak bola Indonesia. Nah laga digelar tanpa penonton berarti laga Liga 1 kehilangan daya tariknya.
"Saya pikir salah satu hal terbaik dalam sepak bola Indonesia adalah dukungan dari para pendukung," kata Gilbert Agius.
"Jadi jika kita kehilangan itu, kita kehilangan bagian besar dari sepak bola Indonesia, yang menurut saya merupakan salah satu hal utama yang kuat dalam sepak bola Indonesia, dukungan dari para pendukung," tambahnya.
Lebih jauh, Agius tak merasa diuntungkan karena PSIS juga sudah sering bermain tanpa ada penonton. Termasuk saat pertandingan kandang meskipun tak ada sanksi dari Komdis PSSI.
Manajemen PSIS beberapa kali menyelenggarakan laga kandang dengan sengaja tanpa kehadiran penonton dengan alasan menghemat anggaran dan pengeluaran. Salah satunya saat melawan Dewa United FC pada pekan ke-21 bulan lalu.
"Jika itu menguntungkan atau tidak, saya tidak tahu, Anda harus bertanya kepada Persija tentu saja karena mereka bermain di kandang. Kami sudah lama tidak bermain di depan pendukung kami, jadi bagi kami itu sama saja," jelas Agius.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
