Paul Munster. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya kembali menelan kekalahan setelah sempat menang atas PSBS Biak 1-0. Kali ini mereka kalah 2-0 dari pesaingnya di empat besar, Dewa United.
Kekalahan ini tentu saja merugikan Persebaya, karena posisi mereka di peringkat dua langsung digeser oleh Dewa United dengan selisih dua poin. Green Force mengumpulkan 41 poin sedangkan Tangsel Warrior memiliki 43 poin.
Tak hanya itu, Persebaya juga gagal memangkas jarak dengan Persib di puncak klasemen yang hanya bermain imbang 0-0 dengan Madura United.
Pada laga Jumat lalu (21/2) tim asuhan Paul Munster ini sebenarnya mampu mengimbangi dan memberi perlawanan terhadap Tangsel Warrior meski bermain sebagai tim tamu.
Mengutip statistik dari Liga 1 Match, Persebaya sebenarnya bisa mengimbangi permainan tuan rumah Dewa United. Meskipun kalah dari aspek penguasaan bola (Dewa United 64%; Persebaya 36%), tim tamu cukup banyak melepaskan tembakan.
Tercatat ada 12 tembakan yang dilepaskan oleh para pemain Green Force, dimana lima diantaranya mengarah ke gawang.
Sedangkan Tangsel Warrior melepaskan 13 tendangan, enam diantaranya mengarah ke gawang Ernando Ari, dan dua tembakan membuahkan gol.
Persebaya juga sukses menyamai jumlah perolehan kreasi peluang, yaitu delapan, dan mencatatkan prosentase akurasi operan 82 persen, dibanding 89 persen milik Dewa United.
Namun, catatan statistik yang bagus dari Persebaya tentu saja tidak akan berguna jika hasil akhirnya berujung kekalahan bahkan tanpa mencetak satu gol pun.
Paul Munster pun menyayangkan para pemainnya gagal mencetak gol, padahal itu adalah sesuatu yang mutlak dilakukan demi meraih kemenangan.
"Soal tim di papan atas, setiap tim ingin mencetak gol, tapi kami tak punya top skor di tim, dan kami akan bekerja keras untuk mencetak gol," ungkap Paul Munster seperti dimuat dalam JawaPos.com.
Kekalahan tersebut untuk sementara ini masih belum berpengaruh terhadap Paul Munster. Terbaru, pihak manajemen masih memberi satu kesempatan lagi.
”Manajemen Persebaya telah memanggil Coach Paul Munster untuk mendiskusikan situasi terkini, termasuk evaluasi dua pertandingan terakhir melawan PSBS dan Dewa United. Hasilnya, manajemen memberi kesempatan kepada Coach Munster untuk membuktikan pada pertandingan melawan Persib Bandung pada 1 Maret nanti. Ini kesempatan terakhir, targetnya adalah menang. Jika tidak, ini akan menjadi pertandingan terakhir Coach Munster,” ujar Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, Minggu (23/2).

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
