
Pesepak bola Persebaya Bruno Moreira Soares berebut bola dengan dengan pesepak bola Dewa United Alfriyanto Nico pada pertandingan Liga 1 2024/2025 di stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat (21/2/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali gagal meraih poin setelah takluk 0-2 dari Dewa United di Stadion Pakansari, Bogor. Hasil ini semakin menambah tekanan bagi pelatih Paul Munster yang kini berada di ujung tanduk.
Dewa United tampil dominan sejak awal pertandingan dan langsung menguasai jalannya laga. Persebaya Surabaya yang mencoba bertahan justru sering kehilangan bola dan kesulitan membangun serangan.
Peluang pertama datang dari Alexis Messidoro di menit ke-6, namun masih bisa diblok pertahanan Persebaya Surabaya. Selang beberapa menit, Alex Martins melepaskan tembakan tepat sasaran, tetapi belum berbuah gol.
Dewa United terus menekan dan menciptakan peluang melalui Hugo Gomes serta Taisei Marukawa. Persebaya Surabaya hanya bisa bertahan dan sesekali mencoba mencuri kesempatan lewat serangan balik.
Masalah di lini tengah Persebaya Surabaya terlihat jelas dengan sulitnya mengalirkan bola ke lini depan. Bruno Moreira sempat mendapat peluang di menit ke-25, namun usahanya masih bisa diblok oleh bek Dewa United.
Dewa United akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-29 melalui Alexis Messidoro. Gol ini berawal dari umpan matang Egy Maulana Vikri yang berhasil dikonversi dengan baik oleh Messidoro.
Tertinggal satu gol, Persebaya Surabaya mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, justru Dewa United yang berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-36 lewat gol Alex Martins.
Assist dari Alfriyanto Nico membuat Alex Martins berada dalam posisi ideal untuk mencetak gol kedua bagi Dewa United. Persebaya Surabaya semakin terpuruk dengan dua gol yang bersarang di gawang Ernando Ari dalam waktu singkat.
Menjelang akhir babak pertama, Persebaya Surabaya mulai lebih agresif dengan beberapa percobaan dari Francisco Rivera dan Dejan Tumbas. Sayangnya, tak satu pun peluang mereka berhasil mengubah skor.
Babak pertama berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Dewa United. Persebaya Surabaya memasuki ruang ganti dengan situasi sulit dan butuh perubahan besar untuk bisa bangkit di babak kedua.
Paul Munster langsung melakukan dua pergantian pemain di awal babak kedua. Andre Oktaviansyah dan Dime Dimov ditarik keluar, digantikan oleh Flavio da Silva dan Riswan Lauhim.
Pergantian ini sedikit mengubah permainan Persebaya Surabaya yang mulai lebih berani menyerang. Flavio langsung mengancam gawang Dewa United di menit ke-48, tetapi masih bisa diamankan kiper Sonny Stevens.
Dewa United yang tak ingin kehilangan momentum tetap bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik. Egy Maulana Vikri kembali menciptakan peluang di menit ke-52, namun gagal menambah gol.
Persebaya Surabaya kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Ardi Idrus di menit ke-54. Upaya ini untuk menambah daya gedor sekaligus memperkuat sektor pertahanan yang sebelumnya mudah ditembus lawan.
Flavio da Silva menjadi motor serangan Persebaya Surabaya di babak kedua dengan beberapa percobaan tembakan. Namun, solidnya pertahanan Dewa United membuat mereka sulit menciptakan gol balasan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
