
Duel pemain diaspora Timnas Indonesia, Eliano Reijnders vs Calvin Verdonk, tersaji dalam pertandingan PEC Zwolle vs NEC Nijmegen di Eredivisie Belanda 2024/2025. (Instagram NEC)
JawaPos.com - Duel pemain diaspora Timnas Indonesia antara Eliano Reijnders vs Calvin Verdonk tersaji dalam pertandingan PEC Zwolle vs NEC Nijmegen di Eredivisie Belanda 2024/2025. Keduanya tampil ciamik seakan berebut curi perhatian pelatih anyar Garuda, Patrick Kluivert.
Pertarungan pekan ke-18 Eredivisie Belanda 2024/2025 antara PEC Zwolle vs NEC Nijmegen tersebut berlangsung di Stadion Mac³Park, Minggu (12/1) dini hari WIB.
Pertandingan itu berlangsung cukup sengit dengan kedua tim saling berbalas serangan. Namun tak banyak gol yang tercipta karena ciamiknya penampilan kiper masing-masing tim.
Duel PEC Zwolle vs NEC Nijmegen pun akhirnya berakhir dengan skor 0-1 alias kemenangan untuk tim tamu. Gol semata wayang NEC diciptakan penyerang Jepang, Koki Ogawa pada babak pertama, tepatnya di menit ke-28.
Satu catatan menarik dari duel tersebut adalah dua pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders dan Calvin Verdonk terlibat duel. Mereka sama-sama dapat kesempatan bermain sebagai starter untuk timnya masing-masing.
Eliano Reijnders misalnya, dia bermain di posisi bek kanan dalam formasi 4-2-3-1. Sementara Calvin Verdonk, tampil sebagai bek kiri dalam formasi 4-2-3-1.
Berada di sisi yang berlawanan membuat keduanya saling berhadapan. Performanya pun terbilang tak buruk karena Eliano Reijnders dan Calvin Verdonk turut membantu lini pertahanan dan penyerangan tim.
Penampilan apik Eliano Reijnders dan Calvin Verdonk dibuktikan oleh catatan data dan statistik. Tapi siapa yang bisa dikatakan 'menang' dan lebih mencuri perhatian dalam duel tersebut?
Berdasarkan data Sofascore, Eliano Reijnders tercatat melakukan 88 sentuhan dengan persentase operan akurat 84 persen (48/57). Dia jug tercatat empat kali sukses mengirimkan bola panjang maupun umpan dari sepuluh percobaan serta dua kali menggiring bola.
Kemudian dalam bertahan, Eliano Reijnders melakukan tiga kali sapuan bersih dan satu intersepsi. Dia juga memenangkan empat dari tujuh duel, baik di udara maupun di permukaan lapangan dengan pemain NEC Nijmegen.
Sementara Calvin Verdonk, sentuhan bolanya lebih sedikit dengan 77 kali saja. Tapi dia cukup solid dalam bertahan dengan melakukan empat sapuan bersih, sekali intersepsi, empat tekel, dan empat dribbled past.
Calvin Verdonk juga terlibat dalam 10 duel dan memenangkan lima di antaranya, baik di udara maupun darat. Tapi dia juga mencatatkan 16 kali kehilangan penguasaan bola.
Dari sisi penyerangan, Calvin Verdonk cukup apik. Dia mengirimkan 12 umpan dan bola panjang, meski cuma berhasil lima kali. Tapi dua di antaranya membuahkan umpan kunci. Verdonk juga mencatatkan sekali mengancam lewat tembakan ke gawang namun tidak tepat sasaran.
Secara keseluruhan, Eliano Reijnders dan Calvin Verdonk mendapatkan ponten berbeda. Eliano menerima nilai 6,7 sedangkan Verdonk punya nilai lebih baik 7,5.
Terlepas dari siapapun yang menang, duel Eliano Reijnders dan Calvin Verdonk cukup menarik karena mereka seolah ingin unjuk gigi di tengah pergantian pelatih Timnas Indonesia. Patrick Kluivert saat ini ada di Jakarta untuk diperkenalkan secara langsung dan resmi.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
