
Indra Sjafri saat bertemu Shin Tae-yong di Korea. (Instagram @indrasjafri_coach)
JawaPos.com - Berakhirnya kerja sama Shin Tae-yong di timnas Indonesia menjadi sorotan banyak pihak. Terutama Indra Sjafri yang sering berhubungan langsung dengannya.
Shin Tae-yong menyudahi tugas lima tahun sebagai pelatih. Banyak perubahan yang dilakukan pria asal Korea Selatan untuk Tim Garuda.
Indra Sjafri merasakan betul dampak STY di tim nasional. Bahkan dia lah orang pertama yang dimintai keterangan oleh sang pelatih soal kekurangan para pemain.
Pelatih timnas U-19 membagikan kembali kenangan bersama Shin Tae-yong. Dalam ucapan perpisahannya ia menggarisbawahi diskusi yang berlangsung saat itu.
“Foto pertama Desember 2019. Pertama kali ketemu Coach Shin dan langsung ketika itu kita diskusi membicarakan kondisi sepak bola Indonesia,” tulis Indra dalam unggahan Instagram pribadinya, Rabu (8/1).
“Saya masih ingat, hal pertama yang ditanyakan Coach Shin ‘Apa yang saya rasakan selama menangani sepak bola Indonesia?’,” ia menambahkan.
Indra Sjafri yang pengalaman di timnas kelompok umur tahu betul permasalahan pemain muda. Fisik dan mental jadi masalah terbesar yang dihadapi pemain Indonesia.
Dia pun tanpa ragu mengungkapkan hal tersebut. Selain itu, pemahaman para pemain soal taktik pelatih di lapangan juga jadi PR.
“Saya sampaikan hal yang perlu menjadi di timnas, yaitu kondisi fisik, mentality dalam implementasi taktikal dan regenerasi pemain dengan penyiapan timnas U-20 dan timnas U-17 secara baik,” sambungnya.
Apa yang didisukikan dengan Indra Sjafri benar-benar jadi perhatian Shin Tae-yong. Fisik pemain langsung digembleng dengan porsi latihan dan gym.
Soal implementasi taktikal, STY bahkan memulainya dari dasar, yaitu bagaimana melakukan passing yang baik dan benar. Cara sang pelatih waktu itu bahkan sempat viral.
Sampai hari-hari terakhir masa jabatan Shin Tae-yong, Indra Sjafri tetap berkomunikasi dan melakukan pertemuan. Uniknya, pertemuan pertama dan terakhir mereka sama-sama di bulan Desember.
“Foto terakhir Desember 2024 ketika bertukar pandangan dan diskusi tentang pengembangan sepak bola usia muda. Terima kasih coach @shintaeyong7777 telah menjadi bagian dari perjalanan sepak bola Indonesia,” tutup pelatih 61 tahun.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
