Gustavo Almeida menjadi mesin gol Persija Jakarta hingga paruh musim Liga 1 2024/2025. (Media Persija)
JawaPos.com — Liga 1 Indonesia 2024/2025 menjadi panggung besar bagi deretan pemain asing yang tampil memukau di musim ini. Para pemain ini tak hanya menunjukkan kualitas mereka, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi klub masing-masing.
Persebaya Surabaya saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 37 poin dari 16 pertandingan. Tim asuhan Paul Munster ini berhasil meraih 11 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya menelan 1 kekalahan.
Selain itu, Green Force juga menjadi tim dengan pertahanan solid, hanya kebobolan 11 gol sepanjang musim ini. Serangan mereka pun tajam dengan torehan 22 gol, menjadikan mereka salah satu tim paling seimbang di Liga 1.
Di sisi lain, Persib Bandung terus memberikan tekanan dengan duduk di posisi kedua klasemen sementara. Maung Bandung mengumpulkan 35 poin dari 15 laga, mencatatkan 10 kemenangan, 5 imbang, dan belum sekalipun kalah.
Persib Bandung memiliki catatan gol yang lebih produktif dibandingkan Persebaya dengan total 28 gol. Namun, mereka juga memiliki rekor pertahanan yang sama kukuhnya dengan hanya kebobolan 11 gol.
Liga 1 Indonesia musim ini juga dimeriahkan oleh deretan transfer sukses yang mendatangkan pemain-pemain asing berkualitas. Para pemain ini tidak hanya menjadi andalan klubnya, tetapi juga memberikan warna baru bagi kompetisi.
Salah satu nama yang bersinar adalah Gustavo dari Persija Jakarta, pemain asal Brasil yang tampil sangat impresif. Dengan harga pasar Rp 4,35 miliar saat direkrut, ia mencetak 11 gol dari 15 pertandingan, menjadi top skor sementara di antara pemain baru.
Dalberto, striker Arema FC asal Brasil, juga tampil menawan dengan koleksi 9 gol dan 2 assist. Kehadirannya di lini depan Arema memberikan ancaman serius bagi setiap lawan yang dihadapi Singo Edan.
Lulinha dari Madura United tak mau kalah dengan mencetak 9 gol dari 15 laga yang ia mainkan. Pemain Brasil ini menjadi motor serangan bagi Madura United yang terus bersaing di Liga 1.
Leo Gaucho, striker Borneo FC, menunjukkan insting tajamnya dengan mencetak 7 gol dalam 16 pertandingan. Meskipun jumlah golnya tidak setinggi Gustavo, perannya tetap vital bagi tim berjuluk Pesut Etam tersebut.
Marios Ogboe, pemain asal Yunani yang memperkuat Persita Tangerang, juga mencatatkan 7 gol dari 15 pertandingan. Penampilannya membuat Persita tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan Liga 1.
Pemain PSS Sleman, Gustavo Tocantins, mencetak 6 gol dan memberikan 2 assist dalam 16 pertandingan. Ia menjadi salah satu pemain asing yang paling berpengaruh di timnya.
Persebaya Surabaya memiliki dua pemain baru yang memberikan kontribusi besar, yaitu Flavio Silva dan Mohammed Rashid. Keduanya masing-masing mencetak 6 gol, menunjukkan peran mereka sebagai pemain kunci di lini depan dan tengah.
Flavio Silva, striker asal Portugal, menjadi ancaman di kotak penalti lawan dengan pergerakan dan penyelesaian akhir yang tajam. Sementara itu, Mohammed Rashid, gelandang asal Palestina, menjadi pengatur serangan sekaligus pencetak gol yang konsisten.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
