Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Desember 2024 | 15.26 WIB

Bukan Wasit atau Match Commissioner, Sosok Mengejutkan Jadi Biang Kerok Persebaya Surabaya Gagal Menang Atas Semen Padang

Persebaya Surabaya saat menghadapi Semen Padang. (Istimewa)

JawaPos.com Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan usai hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan tim papan bawah Semen Padang. Pertandingan ini digelar di Stadion H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Minggu (15/12).

Duel sengit mewarnai laga yang berakhir dengan skor imbang tersebut. Persebaya Surabaya tampil dominan, tetapi gagal memanfaatkan berbagai peluang emas yang mereka ciptakan.

Semen Padang yang berjuang keluar dari zona degradasi tampil ngotot demi meraih poin penuh. Sebaliknya, Persebaya Surabaya ingin memantapkan posisinya di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Namun, hasil imbang ini membuat Green Force kehilangan kesempatan emas untuk menjauh dari kejaran Persib Bandung di peringkat kedua. Persebaya Surabaya kini hanya unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya itu.

Kegagalan Persebaya Surabaya mengalahkan Semen Padang juga menimbulkan perdebatan di kalangan suporter. Satu nama mencuri perhatian dan menjadi sorotan tajam, yakni Flavio Silva.

Flavio Silva, striker utama Persebaya Surabaya, dianggap gagal menjalankan tugasnya sebagai mesin gol tim. Padahal, ia sebelumnya menjadi pahlawan kemenangan saat menghadapi Arema FC.

Berbagai komentar pedas dilontarkan oleh Bonek melalui media sosial resmi Persebaya Surabaya usai pertandingan. Sebagian besar kritik mengarah pada ketidakmampuan Flavio memanfaatkan peluang emas di depan gawang.

"Flavio kewareken sego padang ta kok gaono insting gol blas," tulis seorang penggemar di kolom komentar. Komentar ini menggambarkan kekecewaan besar terhadap performa sang striker.

Komentar lainnya juga menyinggung soal finishing buruk Flavio yang membuat peluang emas terbuang sia-sia. Beberapa bahkan menyarankan agar Flavio diberi waktu istirahat untuk memulihkan performanya.

Flavio Silva memang mendapatkan banyak peluang mencetak gol sepanjang laga. Namun, kurangnya ketenangan dan penyelesaian akhir yang buruk membuat Persebaya Surabaya gagal mencetak gol kemenangan.

Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, tentu harus segera melakukan evaluasi terkait performa lini depan timnya. Terutama dalam memaksimalkan peluang saat menghadapi tim dengan pertahanan rapat seperti Semen Padang.

Di sisi lain, Semen Padang mendapatkan pujian meski hanya bermain imbang di kandang sendiri. Suporter mereka, Spartacks, merasa puas dengan perkembangan permainan tim asuhan Eduardo Almeida.

Spartacks mengapresiasi kerja keras Semen Padang yang berhasil menahan tim sekuat Persebaya Surabaya. Mereka menilai ada peningkatan signifikan dalam gaya bermain tim meski belum maksimal.

"Secara permainan mulai membaik," tulis salah satu pendukung Semen Padang di media sosial. Pujian ini menjadi bukti usaha keras para pemain tidak sia-sia di mata para pendukung.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore