Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Desember 2024 | 16.55 WIB

Bongkar Rekor Pertemuan Persebaya Surabaya vs Persik Kediri, Macan Putih Unggul Produktivitas Gol!

Flavio Silva merayakan golnya ke gawang Arema bersama Gilson Costa, Sabtu (7/12). Perubahan posisi Flavio Silva dari target man ke sayap kanan sukses membuatnya menjadi top skor sementara Persebaya.

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus menunjukkan dominasinya di Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan memuncaki klasemen sementara hingga pekan ke-13. Green Force berhasil mengoleksi 30 poin dari sembilan kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya sekali kalah sepanjang musim.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran besar pelatih Paul Munster yang mampu meramu skuad Persebaya Surabaya dengan fokus dan kerja keras. Strateginya yang cemerlang membawa Green Force menjadi salah satu tim paling tangguh di kompetisi musim ini.

Namun, tantangan berat menanti Persebaya Surabaya di pekan ke-14 saat mereka menghadapi Persik Kediri. Macan Putih bertekad merangsek ke papan atas klasemen dengan mengandalkan performa konsisten dari lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan.

Pertemuan antara Persebaya Surabaya dan Persik selalu menyajikan pertandingan yang sengit dan tak terprediksi. Kedua tim telah bertemu tujuh kali sejak era Liga 1 dimulai, dengan masing-masing mengantongi dua kemenangan dan tiga hasil imbang.

Persik Kediri unggul dalam catatan jumlah gol dengan torehan delapan gol ke gawang Persebaya Surabaya. Sementara itu, Green Force baru mencatatkan lima gol dari tujuh pertemuan tersebut.

Pada musim 2023/2024, kedua tim saling mengalahkan dalam dua pertemuan yang berjalan panas. Persebaya Surabaya berhasil menang 2-1 di laga kandang, namun Persik membalas dengan kemenangan telak 4-0 di Kediri.

Laga kandang Persebaya Surabaya pada 28 April 2024 menjadi momen kebangkitan mereka setelah kalah telak di putaran pertama. Gol-gol kemenangan Green Force dicetak melalui permainan agresif yang menunjukkan mental juara.

Sebaliknya, kemenangan Persik pada 27 Oktober 2023 menjadi pukulan telak bagi Green Force. Macan Putih tampil dominan dengan empat gol tanpa balas yang menunjukkan keunggulan lini serang mereka.

Rekor pertemuan lainnya di musim 2023 juga menunjukkan keunggulan Persik dalam laga tandang. Mereka mengalahkan Persebaya Surabaya 1-0 di Kediri, sementara laga di Surabaya berakhir imbang 1-1.

Musim 2022/2023 menjadi titik balik bagi Persebaya Surabaya dengan kemenangan tipis 1-0 di kandang sendiri. Meski begitu, mereka gagal mencetak gol di Kediri yang hanya berakhir imbang 0-0.

Sejarah pertemuan di era Liga 1 juga mencatat hasil imbang 1-1 pada musim 2020. Pertandingan tersebut berlangsung ketat dengan kedua tim saling jual beli serangan, namun gagal menemukan pemenang.

Melihat data statistik, Persebaya Surabaya harus lebih tajam dalam memanfaatkan peluang jika ingin memenangkan laga mendatang. Catatan lima gol dari tujuh pertandingan menunjukkan kurang maksimalnya lini serang mereka saat menghadapi Persik.

Sebaliknya, Persik Kediri akan mengandalkan keunggulan kolektivitas tim dan produktivitas gol yang lebih baik. Dengan torehan delapan gol dalam pertemuan mereka, Persik menunjukkan konsistensi yang mengancam pertahanan Persebaya Surabaya.

Paul Munster tentu harus menyiapkan strategi matang untuk mengatasi ancaman dari lini serang Persik. Pelatih asal Irlandia Utara ini dikenal memiliki kemampuan membaca permainan lawan dengan sangat baik.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore