Francisco Rivera akan menunjukkan kelasnya saat menghadapi mantan timnya Madura United. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya bersiap menghadapi laga Derbi Suramadu melawan Madura United pada lanjutan pekan ke-12 Liga 1 2024/2025. Laga ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (2/12), pukul 19.00 WIB, dan disiarkan langsung di Indosiar serta Vidio.com.
Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Green Force untuk memperlebar jarak di puncak klasemen. Saat ini, tim asuhan Paul Munster berada di puncak dengan koleksi 24 poin, unggul satu poin atas Persib Bandung.
Dengan laga Persib Bandung melawan Bali United yang ditunda, Persebaya Surabaya memiliki peluang emas untuk semakin menjauh dari pesaing terdekatnya. Kemenangan di Derbi Suramadu bisa menjadi langkah krusial untuk menjaga posisi puncak klasemen.
Performa Madura United yang buruk musim ini membuat Persebaya Surabaya berada di atas angin. Laskar Sape Kerrab hanya mengoleksi enam poin dan kini terpuruk di zona degradasi.
Kondisi Madura United semakin sulit karena mereka harus tampil tanpa dua pemain kunci, yakni Lulinha dan Ahmad Rusadi. Keduanya absen akibat akumulasi kartu kuning, yang membuat lini depan dan pertahanan tim semakin rapuh.
Lulinha merupakan kapten sekaligus top skor sementara Liga 1 bersama Dalberto dari Arema FC dengan torehan tujuh gol. Sementara itu, Ahmad Rusadi selalu menjadi pilihan utama di lini belakang dalam tujuh laga terakhir.
Namun, Paul Munster tetap mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan kekuatan Madura United. Menurutnya, Madura United masih memiliki potensi untuk memberikan perlawanan sengit, terutama di hadapan pendukungnya sendiri.
Pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan pentingnya fokus dan sikap yang tepat selama pertandingan. Ia mengingatkan bahwa di Liga 1, tidak ada pertandingan yang mudah, termasuk melawan tim yang berada di papan bawah klasemen.
Di sisi lain, pelatih Madura United, Paulo Menezes, berusaha memanfaatkan situasi ini sebagai kesempatan bagi pemain pelapis untuk unjuk gigi. Ia yakin para pemain pengganti dapat memberikan kontribusi maksimal dan menggantikan peran Lulinha serta Rusadi.
Madura United juga memiliki kedalaman skuad yang cukup, dengan delapan pemain asing yang direkrut musim ini. Kombinasi pemain lokal berkualitas dan opsi pemain asing diharapkan mampu menutupi kekurangan akibat absennya dua pilar utama.
Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan yang cukup ketat. Dalam delapan pertemuan terakhir di semua kompetisi, Persebaya Surabaya mencatatkan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan melawan Madura United.
Namun, performa musim ini membuat Persebaya Surabaya lebih diunggulkan. Dengan pertahanan solid yang digalang Slavko Damjanovic dan Kadek Raditya, Green Force hanya kebobolan dua gol dalam tujuh laga tandang.
Di sisi lain, lini depan Persebaya Surabaya juga tengah dalam performa terbaiknya. Flavio Silva, Bruno Moreira, dan Mohammed Rashid menjadi kunci dalam menciptakan peluang sekaligus mencetak gol.
Madura United harus bekerja keras untuk menghentikan dominasi Persebaya Surabaya, terutama tanpa kehadiran Lulinha. Kehilangan kapten mereka diprediksi akan berdampak besar pada kreativitas serangan tim tuan rumah.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
