Menurut pelatih Persebaya, Paul Munster, saat timnya kebobolan, mentalitas para pemain Green Force benar-benar diuji, dan mereka sukses memunculkan mentalitas pemenang lewat dua gol di babak kedua.
"Kami sudah banyak latihan soal mencetak gol. Sekarang kami melakukan come back saat melawan Persija. Saya percaya kepada tim ini, karena jika kami mencetak satu gol, saya tahu mereka akan berusaha mencetak gol kedua. Dan itulah mentalitasnya," kata Munster saat konferensi pers setelah pertandingan seperti dikutip dari Antara.
Munster juga membeberkan bahwa dua gol kemenangan Persebaya lewat penyelesaian akhir dengan teknik satu sentuhan bukanlah kebetulan belaka, karena teknik itu sudah sering dilakukan para pemainnya saat latihan.
"Kami telah bekerja keras untuk menyelesaikannya. Saya pikir orang-orang tidak menyadari betapa kerasnya kami bekerja untuk menyelesaikannya. Itu terjadi setiap hari saat latihan," imbuhnya.
Munster menyadari bahwa kemenangan ini bukan kemenangan telak dan sejauh ini timnya sudah mencetak 11 gol dalam 11 laga. Artinya, ia akan terus memacu para pemainnya terutama jajaran penyerang untuk mencetak lebih banyak gol karena selisih gol merupakan hal yang krusial di Liga 1.
"Sekarang kami memiliki 11 gol dari 11 pertandingan. Tapi kami harus terus berusaha mencetak gol karena saya tahu selisih gol penting di liga ini," tegasnya.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga berterima kasih kepada Bonek dan Bonita yang terus mendukung sebagai pemain ke-12 Persebaya.
"Ini pertandingan yang hebat dan saya rasa para pendukung juga, Bonek Bonita, sangat hebat hari ini, mereka juga membantu kami sebagai pemain ke-12," kata Munster.
Sementara itu, pemain Persebaya Oktavianus Fernando mengatakan kemenangan ini terjadi berkat kepercayaan para pemain terhadap strategi coach Munster.
"Ya, di babak pertama meski tertinggal, kami tetap percaya dan yakin atas strategi pelatih, karena persiapannya dua minggu. Pelatih juga memberikan rincian, jadi semua pemain percaya bisa menang," kata Oktavianus.
Kakak kandung bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan ini juga menyatakan perubahan strategi di babak kedua turut memberi pengaruh terhadap kemenangan Green Force.
"Saya senang bahwa malam ini kami membuat perubahan yang tepat. Saya harus menghormati strategi pelatih. Itulah yang selalu saya utamakan. Jadi, apa pun itu, sebagai pemain, saya selalu mendukung tim ini," pungkasnya.
Berkat kemenangan ini, Persebaya sukses menduduki posisi pertama klasemen sementara Liga 1 dengan poin 24. Sedangkan Persija turun ke peringkat enam