
Bintang baru Timnas Indonesia Kevin Diks saat berduel dengan Jude Bellingham saat masih perkuat Borussia Dortmund. (Instagram/@kevindiks2)
JawaPos.com — Saga naturalisasi Kevin Diks akhirnya mencapai titik terang. Bek FC Copenhagen dengan pengalaman bermain di Liga Champions akan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan siap memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain yang memiliki darah Maluku ini telah bertemu dengan Erick Thohir pada Sabtu (12/10) lalu. Jabatan tangan keduanya menandai babak baru Kevin Diks di dunia sepak bola nasional, terutama untuk memperkuat lini belakang Timnas Indonesia.
Erick Thohir pun menyambut antusias kehadiran bek tangguh ini. "Selamat bergabung di Timnas Indonesia, Kevin Diks," tulis Ketua Umum PSSI tersebut di media sosial pribadinya.
Kehadiran Diks tentu menjadi angin segar bagi skuad Garuda. Pemain versatile ini dikenal mampu bermain di lima posisi berbeda, menjadikannya aset berharga bagi tim.
Kemampuan serbabisa Kevin Diks tidak datang begitu saja. Pengalamannya yang melimpah di kompetisi Eropa, terutama Liga Champions, menjadi modal penting.
Tak hanya pernah membela FC Copenhagen, Diks juga punya pengalaman bermain untuk Feyenoord di pentas Eropa. Dua klub besar ini turut mengasah kemampuan bertahannya menghadapi pemain-pemain kelas dunia.
Salah satu rekor gemilang yang ditorehkan Kevin Diks adalah keberhasilannya menghadang striker-striker top Eropa. Harry Kane, Mauro Icardi, hingga Youssef En-Nesyri pernah merasakan sulitnya menembus pertahanan yang dipimpin Diks.
Saat berhadapan dengan Galatasaray, Diks menunjukkan kelasnya sebagai bek tangguh. Wilfried Zaha dan Lucas Torreira yang memperkuat raksasa Turki itu tak mampu membuat banyak peluang.
Bahkan, saat bermain sebagai bek tengah, Kevin Diks mampu menjaga clean sheet bagi FC Copenhagen. Timnya juga berhasil mengalahkan Galatasaray dengan skor tipis 1-0 dalam laga tersebut.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Diks tidak hanya mampu bertahan, tapi juga berkontribusi dalam kemenangan timnya. Dalam pertandingan itu, ia berhasil menjaga fokus dan disiplin sepanjang laga.
Tidak hanya Galatasaray, klub Spanyol Sevilla juga pernah merasakan ketangguhan pertahanan yang dipimpin Kevin Diks. Menghadapi tim yang dihuni Youssef En-Nesyri, Isco, dan Erik Lamela, Diks tampil solid di lini belakang.
FC Copenhagen berhasil menahan imbang Sevilla tanpa kebobolan dalam laga tersebut. Ini menunjukkan bahwa Diks mampu mengimbangi tekanan dari tim-tim besar dengan pertahanan yang kokoh.
Selain tampil sebagai bek tengah, Kevin Diks juga piawai bermain di posisi bek kanan. Dalam beberapa pertandingan Liga Champions, ia menunjukkan fleksibilitasnya dengan tampil sama baiknya di sisi kanan pertahanan.
Kemampuan bermain di berbagai posisi ini tentunya menjadi nilai plus bagi Timnas Indonesia. Pelatih bisa dengan mudah menyesuaikan strategi permainan tanpa harus khawatir dengan lini pertahanan.
Sebagai pemain naturalisasi, Kevin Diks tentu sudah tidak asing dengan atmosfer pertandingan tingkat tinggi. Bertanding melawan tim-tim elite Eropa menjadi pengalaman berharga yang akan dibawanya ke level internasional bersama Indonesia.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
