Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Oktober 2024 | 16.45 WIB

Dua Tahun Tragedi Kanjuruhan: Akan Ada Museum di Sisi Tangga Gate 13 Stadion yang Hingga Kini Belum Diubah

SAKSI BISU: Banyak korban berjatuhan di area pintu 13 Stadion Kanjuruhan dalam kerusuhan yang pecah pada 1 Oktober 2022. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

SAKSI BISU: Banyak korban berjatuhan di area pintu 13 Stadion Kanjuruhan dalam kerusuhan yang pecah pada 1 Oktober 2022. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

Hari ini dua tahun lalu, tragedi memilukan itu pecah di Stadion Kanjuruhan. Sebanyak 135 nyawa melayang. Kini, wajah stadion yang diresmikan pada 9 Juni 2004 itu sudah berbeda.

---

Tyas Rohmatul Kurniawati begitu senang ketika mendengar kabar terbaru. Yakni, gate 13 Stadion Kanjuruhan berubah menjadi museum tragedi Kanjuruhan.

”Bagus kalau dijadikan monumen. Karena ada lima teman saya yang meninggal saat tragedi. Jadi, kalau saya kangen, saya tinggal datang ke museum itu,” kata Tyas saat ditemui Jawa Pos di halaman Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kemarin siang.

Tyas memang tidak ikut menonton laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022. Kebetulan dia sedang sakit saat itu. Tapi, lima temannya berangkat nonton ke stadion.

”Dan lima teman saya itu meninggal. Empat cowok, satu cewek,” beber wanita asli Kepanjen tersebut.

Lima temannya itu sama-sama bersekolah di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Saat kejadian, Tyas masih tercatat sebagai siswi kelas XI. Dia berharap museum itu bisa cepat selesai.

”Kalau bisa, ada barang yang dipasang agar kami bisa terus mengingat para korban,” tambahnya.

Stadion Kanjuruhan kini memang sedang direnovasi. Tapi, gate 13 belum diubah. ”Itu karena kesepakatan untuk menjadikan gate 13 sebagai museum baru terjadi beberapa waktu lalu. Kami belum renovasi karena takut masih ada aliran listrik atau apa,” kata Project Manager PT Waskita Karya Vino Teguh Pramudia saat ditemui Jawa Pos kemarin sore.

Cuma, sketsa museum sudah ada. Pertama, tangga menuju gate 13 dibuat utuh. Kemudian, di sisi kiri dan kanan ada ruang kosong. Luas ruangan di setiap sisi sekitar 12 meter persegi.

”Nah, di dua ruangan itulah, museum tersebut berada. Jadi, saat menaiki tangga gate 13, di sisi kiri dan kanan penonton langsung disuguhi museum,” beber pria asli Jakarta itu.

Hanya, Vino tidak tahu seperti apa isi museum tersebut nanti. Sebab, itu bukan kewenangannya. ”Karena yang meminta (gate 13) jadi museum kan Pemkab Malang. Nanti museum itu akan dikelola Yayasan Keluarga Korban. Jadinya seperti apa, tergantung pihak yang terkait,” ungkapnya.

Yang jelas, pihaknya terus mengebut proses renovasi. Dari pantauan Jawa Pos, proses renovasi memasuki tahap akhir. Semua single seat di tribun ekonomi sudah terpasang.

Tapi, masih dilapisi plastik. Nanti Stadion Kanjuruhan memiliki kapasitas penonton sebanyak 21.700 orang. Sebelum renovasi, kapasitasnya sekitar 40 ribu seat.

Sementara itu, tribun VIP mulai dipasangi rangka atap. Belum ada single seat yang terpasang. Tapi, Vino memastikan bakal ada yang berbeda di tribun VIP.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore