Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 September 2024 | 18.49 WIB

Profil Mauro Zijlstra, Calon Penyerang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Punya Nenek dari Bandung

Mauro Zijlstra. (Instagram maurozijlstra) - Image

Mauro Zijlstra. (Instagram maurozijlstra)

JawaPos.com – Mauro Zijlstra menjadi pemain asal Belanda terbaru yang akan menjalani naturalisasi. Penyerang FC Volendam U-21 itu bakal jadi amunisi tambahan Timnas Indonesia di lini depan. Berikut profil Mauro Zijlstra untuk mengetahui lebih lengkap mengenai calon penyerang Garuda.

Mauro Zijlstra lahir Zaandam, Belanda, pada 9 November 2004. Dia akan memasuki usia 20 tahun dua bulan lagi. Mauro mengaku punya darah Indonesia yang mengalir dalam tubuhnya berasal dari keluarga sang ayah.

"Saya memiliki hubungan dari sisi nenek saya. Sayangnya, dia sudah meninggal. Nenek saya dulu tinggal di Bandung, dekat Jakarta. Ayah saya setengah Indonesia, itu hubungannya. Saya seperempat Indonesia," katanya dalam wawancara Voetbal Primeur.

Dalam kesempatan itu, Mauro Zijlstra bercerita mengenai awal mula menjadi pesepak bola. Dia mengawali kariernya dengan memperkuat klub amatir di kampung halamannya, Zaandam. "Di Zaandam, saya bermain untuk beberapa klub amatir bernama KFC dan ZVFC," terangnya.

"Ketika saya berusia sekitar 10 atau 11 tahun, saya pindah ke AFC di Amsterdam," terangnya. “Levelnya lebih tinggi dan AFC dikenal luas karena akademi mudanya," imbuh Mauro Zijlstra.

Setelah dari AFC, Mauro Zijlstra sempat hengkang ke AZ Alkmaar. Dia memperkuat tim kelompok usia klub kontestan Eredivisie itu bersama tim U-13 sampai U-15.

"Di U-15, saya mengalami pertumbuhan yang menyebabkan cedera dan membuat saya tidak bisa bermain di pertandingan. Kemudian saya kembali ke AFC, jadi saya sudah bermain di beberapa klub," ucapnya.

Mengutip data Transfermarkt, Mauro Zijlstra kembali ke AFC Amsterdam pada musim 2019/2020 sampai 2021/2022. Total 20 laga dimainkan olehnya untuk AFC Amsterdam U-18. Penampilan Mauro Zijlstra pun sangat mentereng, di mana dia sukses mencetak 18 gol dan 11 assist.

"Pada saat itu, sedang Covid, tetapi setelah Covid, saya bermain 20 pertandingan di U-18 dan mencetak 18 gol serta 11 assist," bebernya.

"Itu menarik perhatian banyak klub. Kami juga bermain melawan klub-klub profesional di Belanda yang menunjukkan minat, dan saya memilih NEC Nijmegen," tambah Mauro Zijlstra.

Ya, Mauro Zijlstra hengkang ke NEC Nijmegen U-21 pada 2022/2023. Tapi, kebersamaannya hanya semusim saja. Padahal secara performa sebenarnya tak buruk. Total 26 pertandingan dimainkan oleh Mauro Zijlstra. Dia turut mencetak 12 gol dan satu assist.

Lantas, apa yang mendasari Mauro Zijlstra hanya dua tahun di NEC dan musim ini pindah ke FC Volendam U-21? "Kalian bisa melihat bahwa baru-baru ini mereka membeli semakin banyak pemain asing, dua striker Jepang misalnya," ucapnya.

"Jadi, saya memutuskan untuk memilih FC Volendam, klub yang dikenal memberikan peluang kepada pemain muda mereka," jelas Mauro Zijlstra menambahkan.

Pada musim 2024/2025, Mauro Zijlstra sudah memainkan dua laga bersama FC Volendam U-21. Meski berstaus penyerang baru, tapi dia sepertinya tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

Musim ini Mauro Zijlstra sudah menjalani dua laga bersama FC Volendam U-21 dan selalu bermain 90 menit. Kontribusinya pun sangat nyata, di mana dia sudah mencetak 2 gol dan 1 assist. Sebuah catatan dan torehan yang tak sembarangan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore