Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Vietnam baru saja usai, namun bagi Andik Vermansah, legenda sepak bola Indonesia, pengalaman itu membawa nostalgia yang mendalam.
JawaPos.com - Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Vietnam baru saja usai, namun bagi Andik Vermansah, legenda sepak bola Indonesia, pengalaman itu membawa nostalgia yang mendalam.
Di tengah gemerlap stadion Gelora Bung Karno pada Kamis (21/3), Andik Vermansah, menghabiskan malam di kediamannya untuk menonton laga sengit antara Timnas Indonesia dan Vietnam. Meskipun tidak berada di lapangan, namun semangatnya sebagai pemain yang pernah berbaju merah-putih, tidak pernah luntur.
Seperti ribuan suporter di stadion, Andik bersama putrinya, Zeevana, juga menatap layar televisi dengan mata penuh antusias saat Skuad Garuda bertarung melawan The Golden Star dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Di tengah pertandingan yang seru, Andik tidak hanya menjadi penonton biasa. Ia juga turut membagikan momen tersebut di platform media sosial Instagram pribadinya via story.
Dalam unggahan tersebut, ia menambahkan caption yang sederhana namun penuh makna, "Rindu itu Berat". Ungkapan itu mencerminkan betapa mendalamnya kerinduan Andik terhadap masa-masa kejayaan bersama Timnas Indonesia.
Andik Vermansah merupakan sosok yang telah melalui berbagai dinamika dalam karirnya di lapangan hijau, terutama bersama Timnas Indonesia.
Mantan pemain Persebaya Surabaya itu menjadi bagian saat Timnas Indonesia sedang dilanda dualisme, yang menyebabkan pemain dari ISL dilarang bermain untuk Timnas pada ajang Piala AFF 2012.
Ia juga menjadi andalan Alfred Riedl tatkala Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2016, bahkan ia menjadi pemain yang harus berkorban saat mengalami cedera parah di leg pertama final kontra Thailand.
Caption sederhana yang ia tuliskan membawa pesan yang begitu dalam. Ia tidak hanya sekadar merindukan kejayaan masa lalu, tetapi juga mencerminkan tekadnya untuk terus memberikan dukungan sepenuh hati bagi Timnas Indonesia, entitas yang begitu berharga dalam perjalanan karirnya.
Kepada JawaPos setelah laga Timnas Indonesia, Andik mengamini harapan yang tertuju padanya agar suatu saat ia bisa berbaju Merah-Putih lagi.
“Aamiin, skil teknik ngatasi, tenogo e tok (skil dan teknik masih bisa, cuma tenaganya sudah tidak sekuat dulu),” kata bapak satu anak tersebut.
Dengan semangat yang menyala-nyala dan kerinduannya yang mendalam, Andik Vermansah terus menjadi teladan bagi para pemain muda yang bermimpi memperkuat Timnas Indonesia suatu hari nanti.
Ia membuktikan bahwa cinta dan dedikasi kepada sepak bola Tanah Air tidak akan pernah pudar, bahkan seiring berjalannya waktu.
Timnas Indonesia sendiri akan kembali menghadapi Vietnam sebagai tim tamu, pada Kamis (25/3) pukul 19.00 WIB.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
