
Striker PSIS Semarang, Carlos Fortes./ Instagram @psisofficial
JawaPos.com – Setelah laga Persebaya Surabaya menghadapi PSIS Semarang yang berlangsung di Gelora Bung Tomo, Selasa (31/1), Carlos Fortes memutuskan untuk berpisah lebih cepat dengan skuad Laskar Mahesa Jenar, dengan menuliskan surat pengunduran diri yang ditujukan kepada manajemen.
Pemain asal Portugal itu mengungkapkan alasan pengunduran dirinya daru PSIS, karena inginan lebih dekat dengan keluarga.
Selain itu ia mengaku mendapat tawaran dari klub Timur Tengah yang mampu memberikan nilai kontrak dan fasilitas lebih besar.
Dilansir situs resmi PSIS Semarang, mereka membenarkan adanya klausul kontrak bersama Fortes yang menyebutkan bahwa pemain gondrong itu bisa pindah saat ada penawaran yang jauh lebih tinggi dari kontrak di Semarang.
CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa ia dengan berat hati menyetujui keputusan Fortes, meski kabar tersebut terkesan sangat mendadak.
“Pertama kami sampaikan bahwa Carlos Fortes setelah laga melawan Persebaya mengirim surat pengunduran diri,” kata Yoyok di Semarang, Rabu (31/1).
Ia juga berusaha untuk memahami dan menerima keputusan yang dibuat oleh Fortes, meski berat hati.
“Hal seperti ini biasa dalam sepak bola, pemain datang dan pergi. Kami manajemen bersama tim pelatih memutuskan menerima pengunduran diri Fortes, karena berbagai pertimbangan, diantaranya demi kebersamaan pemain , dan tentu salah satunya karena klausul yang tertuang dalam kontrak,” lanjutnya.
Selanjutnya ia berharap bahwa PSIS tetap terus berjuang untuk mencapai target musim ini, meski tanpa Fortes.
“Dengan kondisi tersebut, kami saling menghormati dan kami juga menegaskan bahwa manajemen, pelatih dan seluruh pemain PSIS akan terus berjuang menghadapi sisa pertandingan dengan semangat untuk PSIS untuk dapat mencapai target musim ini.”
“Siapa pun yang main, logo di dada jauh lebih tinggi dari nama di punggung. Saya minta kepada seluruh jajaran manajemen pelatih dan pemain psis yang masih di PSIS, ayo berjuang bersama-sama dan jaga posisi PSIS di babak 4 besar sampai akhir musim," tutupnya.
Mengutip dari psis.co.id, berikut isi dari surat pengunduran diri Fortes sebagai berikut:
Bersama surat ini saya menyatakan dalam keadaan sehat dan tidak dalam tekanan pihak manapun, saya menyatakan permohonan untuk mengundurkan diri dan menghentikan kontrak kerja no nomor: 010/PSIS_PLAYER/LIGA_2023/III-2023 sebagai pemain PSIS dengan alasan ingin dekat dengan keluarga dan saya mendapatkan penawaran dari klub lain yang gajinya lebih tinggi dan secara jarak klub tersebut lebih dekat dengan keluarga saya di Portugal. Saya memohon maaf kepada klub, manajemen, rekan satu tim karena memilih mengundurkan diri dari PSIS Semarang.
Saya berjanji menjaga nama baik klub dan manajemen beserta keluarga besar PSIS Semarang, dan akan terus menjaga hubungan baik yang sudah terjalin selama ini.
Saya berterima kasih kepada klub dan manajemen karena telah memberikan kesempatan saya bergabung dan memperlakukan saya dengan baik selama ini, saya memohon supaya permohonan pengunduran diri saya dikabulkan dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan dan klub PSIS Semarang.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
