
DEDIKASI: Riswan Lauhin terlihat tetap menjaga kondisi fisiknya dengan berlatih secara mandiri di kampung halamannya di Maluku Utara. (Instagram Riswan Lauhin)
JawaPos.com - Riswan Lauhin, stopper andalan Persebaya Surabaya, tidak mengenal kata libur saat kompetisi sepak bola sedang beristirahat. Justru, Riswan Lauhin memilih untuk mengasah fisik dan kelincahannya dengan berlatih di kampung halamannya, Desa Sebelei di Pulau Makian, Maluku Utara.
Aktivitas luar biasa ini bukan hanya sebatas menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menggali potensi dan kecintaan Riswan Lauhin terhadap olahraga yang telah membawanya ke puncak kariernya.
Pulang ke Pulau Makian, Melampaui Batas
Ketika sebagian besar pemain sepak bola merayakan libur di kota atau tempat wisata, Riswan Lauhin memilih untuk kembali ke tanah kelahirannya di Pulau Makian, Maluku Utara. Desa Sebelei menjadi saksi pertumbuhan dan perjuangan Riswan Lauhin sebagai atlet profesional. Keputusannya untuk berlatih di sini bukan hanya menunjukkan cinta pada tanah kelahirannya, tetapi juga mengejar keunggulan fisik dan teknis.
Latihan Fisik dengan Keindahan Alam
Riswan Lauhin tidak hanya berlari di lapangan atau melakukan juggling bola di lapangan berumput. Di Pulau Makian, dia memanfaatkan keindahan alam sekitarnya sebagai fasilitas latihan alami. Berlari di pantai dengan pasir putih atau berlatih di lereng bukit memberikan variasi yang unik dan menantang bagi pemain sepak bola profesional.
Berlatih di sini tidak hanya memelihara kondisi fisik, tetapi juga memungkinkan Riswan Lauhin menikmati keindahan alam Pulau Makian, kombinasi ini menjadikan latihan lebih menyenangkan dan bermakna.
Keterampilan Juggling untuk Peningkatan Teknik
Selain latihan fisik, Riswan Lauhin juga memprioritaskan keterampilan teknisnya. Aktivitas juggling bola menjadi bagian penting dari rutinitas latihannya. Hal ini tidak hanya meningkatkan kontrol bola dan kelincahan kakinya, tetapi juga memperkaya kreativitasnya dalam permainan.
Melakukan latihan juggling membantu meningkatkan kontrol bola dan memperkuat hubungan antara kaki dan otak saya. Bagi pemain bertahan seperti Riswan Lauhin, latihan ini menjadi sangat penting karena keterampilan kontrol dan ketepatan memegang peranan sentral.
Pentingnya Menjaga Kebugaran Selama Libur Kompetisi
Menjaga kebugaran fisik selama libur kompetisi adalah aspek yang tak boleh diabaikan oleh seorang atlet sepak bola profesional seperti Riswan Lauhin. Dalam wawancara eksklusif dengan Jawapos.com, Riswan Lauhin menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik optimal di luar musim kompetisi.
Walaupun musim libur, bukan berarti pemain profesional seperti Riswan Lauhin harus berhenti berusaha. Sebaliknya, saat ini menjadi momen krusial untuk meningkatkan kekuatan, kelenturan, dan kecepatan. Merawat kondisi fisik akan menjamin kita kembali ke lapangan dengan performa optimal.
Kehadiran Riswan Lauhin di Pulau Makian bukan hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat setempat. Pemain sepak bola profesional yang kembali ke kampung halaman untuk berlatih menjadi motivasi bagi pemuda-pemudi Pulau Makian untuk mengejar impian mereka.
Keputusan Riswan Lauhin untuk berlatih di Pulau Makian menjadi sebuah pernyataan kuat tentang mengembalikan sepak bola ke akarnya. Di tengah kompetisi yang semakin komersial, Riswan Lauhin menunjukkan bahwa esensi sepak bola tidak hanya tentang stadion megah atau gaji tinggi, tetapi juga tentang dedikasi, keterampilan, dan cinta pada olahraga.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
