
Foto bersama antara petugas Polres Bangkalan dengan suporter Madura United FC dan Suporter Persebaya Surabaya. (ANTARA)
JawaPos.com - Polres Bangkalan mengundang petinggi K-conk Mania dan Bonek duduk bersama untuk menyatukan persepsi atas larangan suporter tim tamu tidak boleh datang menjelang pertandingan Madura United melawan Persebaya di Stadion Gelora Bangkalan pada 17 September 2023, dikutip dari ANTARA.
"Hari ini kita lakukan rapat koordinasi bersama pimpinan K-conk Mania dan Bonek, intinya keduanya harus sepaham dan patuh terhadap regulasi, suporter tim tamu tidak boleh datang ke stadion," ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya, di Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (13/9).
Upaya membuat kesepahaman yang dilakukan berlangsung baik, kedua kubu suporter sepakat untuk mematuhi regulasi larangan hadir di stadion ataupun di sekitarnya bagi suporter tim tamu.
Baca Juga: Jefri Nichol dan Syifa Hadju Bicara Tentang Ragu dan Restu
"Hasil kesepakatan, akan dilakukan penyekatan bersama petinggi suporter di sepanjang jalan. Dari K-conk dan Bonek sendiri, juga akan membantu melakukan penyekatan," ujar Febri.
Pertandingan sepak bola lanjut Febri, baiknya dijadikan sebagai perekat persaudaraan dan kesatuan sehingga, tidak baik kiranya jika harus ada perselisihan.
"Perselisihan harus kita jauhi, hanya karena beda dukungan tidak harus bermusuhan. Persaudaraan dan persatuan harus diutamakan, jangan sampai ada bentrokan sekecil apapun," lanjutnya.
Baca Juga: 'Autobiography' Menjadi Film Perwakilan Indonesia yang Maju di Piala Oscar 2024
Presiden K-Conk Mania, Jimhur Saros meminta pihak kepolisian lebih low profile dalam larangan suporter tim tamu hadir di stadion, kedua kubu harus dilibatkan.
"Untuk mengantisipasi maka pentolannya harus dilibatkan saat penyekatan, mereka yang lebih tau karakter anggotanya," pintanya.
Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Targetkan Vaksinasi HPV Bagi 21 Ribu Siswa Perempuan
Sementara Divisi Supporter Bonek, Alex Tualeka memastikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi agar pertandingan Madura United melawan Persebaya bisa berjalan dengan kondusif.
"Nanti akan kami koordinasikan dengan masing-masing kordinator, agar tidak ada suporter Persebaya yang datang ke Bangkalan, kita akan tetap menghormati tuan rumah. Ini bukan karena tidak mengindahkan persaudaraan, tetapi demi mematuhi regulasi," katanya, menegaskan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
