
PS Mojokerto Putra anggap hukuman PSSI tidak fair.
JawaPos.com - PS Mojokerto Putra menyayangkan hukuman berat yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait dugaan pengaturan skor dalam beberapa laga yang mereka lakoni di Liga 2 2018. Menurut tim berjuluk Laskar Majapahit ini, keputusan PSSI tidak fair karena hanya berdasarkan analisis pihak ketiga.
Nama PSMP mendadak booming setelah dihukum larangan berkompetisi pada Liga 2 2019 mendatang. Mereka dianggap melakukan match fixing pada empat pertandingan di Liga 2 2018 melawan Kalteng Putra, Gresik United, dan Aceh United.
"PSSI nggak fair. Keputusan dari Komdis sudah muncul sejak 19 Desember. Tetapi baru berani mengungkap ke media pada 22 Desember," sesal Presiden PSMP, Firman Efendi, ketika dihubungi JawaPos.com, Minggu (23/12) pagi.
Dalam surat keputusan nomor 106/L2/SK/KD-PSSI?XII/2018 dijelaskan, hukuman kepada PSMP turun setelah PSSI mendapatkan laporan analisis dari Genius Sport. Genius sport adalah lembaga analisis internasional yang memantau seluruh aktivitas pertandingan mulai Liga 1 hingga Liga 3.
Selain laporan dari Genius Sport, PSSI juga menggunakan hasil laporan dari International Bet Non-Profit di Belgia. Kemudian pada 19 Desember kemarin, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman kepada PSMP. PSMP dianggap melanggar pasal 72 jo pasal 141 Kode Disiplin PSSI.
"Kami prihatin dengan tudingan itu. PSMP sudah susah payah untuk bertahan hidup dan untuk tetap ikut kompetisi. Tetapi kami dituding seperti itu, yang hanya berdasarkan analisis dari lembaga luar negeri," sebutnya.
Ia menambahkan, sebelum hukuman itu turun, Komdis PSSI tidak pernah memanggil manajemen PSMP guna dimintai keterangan. "Kami sebagai pemilik klub tidak pernah dikonfirmasi," imbuh Firman.
"Sekarang kami sudah meluncurkan surat banding. Kami menunggu jawaban dari PSSI terkait kapan kami diterima untuk memberikan klarifikasi banding," tandas Firman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
