
Moussa Sidibe, Privat Mbarga, dan Sho Yamamoto jadi pemain anyar Bhayangkara FC yang diwaspadai Persebaya Surabaya. (BFC)
JawaPos.com — Tiga bintang anyar Bhayangkara Presisi Indonesia FC dengan total nilai pasar Rp 13,48 miliar siap meledak di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam. Situasi itu membuat pelatih Bernardo Tavares menyiapkan tugas khusus untuk dua tukang jagal Persebaya Surabaya demi meredam ancaman.
Persebaya Surabaya terus menggelar latihan intensif menjelang pekan ke-21 Super League 2025/2026 melawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC.
Laga akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo dan diprediksi berlangsung panas sejak menit awal.
Kepercayaan diri Green Force sedang tinggi setelah membawa pulang tiga poin dari kandang Bali United. Namun, Tavares mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena karena beberapa pemain masih absen akibat cedera.
Ancaman utama datang dari tiga pemain asing anyar The Guardian yang total nilai pasarnya menyentuh Rp 13,48 miliar.
Mereka adalah Moussa Sidibé, Privat Mbarga, dan Sho Yamamoto yang sudah kenyang pengalaman di kompetisi Indonesia.
Moussa Sidibé yang berposisi sebagai sayap kanan memiliki nilai pasar Rp 4,78 miliar. Kecepatannya kerap merepotkan lini belakang lawan dan terbukti tajam saat memperkuat Persis Solo.
Privat Mbarga juga beroperasi di sisi kanan dengan nilai pasar Rp 4,35 miliar. Eks Bali United itu dikenal agresif dalam duel satu lawan satu dan berani menusuk hingga kotak penalti.
Sho Yamamoto yang menempati posisi sayap kiri memiliki nilai pasar Rp 4,35 miliar. Pemain asal Jepang itu punya mobilitas tinggi dan kemampuan melepas umpan terukur.
Tavares menilai kehadiran tiga pemain tersebut membuat Bhayangkara FC semakin solid. Mereka tidak memerlukan adaptasi panjang karena sudah memahami atmosfer sepak bola Indonesia.
“Ada beberapa pemain yang kami pantau untuk laga ini dari tim lawan. Saya pikir Bhayangkara FC adalah salah satu tim yang mendapatkan banyak pemain baru di jendela transfer kali ini. Ada beberapa pemain kunci yang datang dari klub lain,” ujar Tavares
“Jika Anda ingat, mereka menandatangani kontrak dengan Moussa Sidibe yang dulunya menjadi pemain kunci Persis Solo. Mereka juga menandatangani Privat Mbarga yang sebelumnya bermain untuk Bali United, serta Yamamoto dan pemain Jepang lainnya.”
Berbeda dengan komposisi pemain asing Persebaya Surabaya yang belum merasakan atmosfer Super League. Pelatih asal Portugal itu menilai proses adaptasi masih berjalan dan butuh waktu.
Karena itu, Tavares memberikan perhatian khusus pada lini tengah dan belakang. Ia meminta para gelandang dan bek tampil disiplin serta berani berduel tanpa kehilangan fokus.
Dua nama yang mendapat sorotan adalah Toni Firmansyah dan Arief Catur. Keduanya menjadi pemain dengan jumlah tekel terbanyak di skuad Persebaya Surabaya musim ini.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
