Rachmat Irianto siap jadi gelandang box to box lawan Bhayangkara FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara Super League 2025/2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Hasil seri ini membuat tim asuhan Uston Nawawi tetap berada di atas Arema FC yang menguntit ketat dengan selisih satu poin.
Laga yang digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Jumat sore, berjalan ketat sejak menit awal dan kedua tim sama-sama tampil agresif.
Persebaya datang dengan motivasi tinggi untuk mencuri poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen.
Bhayangkara langsung menekan lewat aksi cepat Dendy Sulistyawan dan Sani Rizki Fauzi yang beberapa kali mengancam gawang Ernando Ari.
Serangan-serangan itu memaksa lini belakang Persebaya bekerja keras sejak menit pertama.
Persebaya membalas lewat dua peluang Milos Raickovic, namun dua-duanya masih melenceng dari sasaran.
Serangan Green Force makin hidup setelah Bruno Moreira Soares dan Mihailo Perovic beberapa kali membuka ruang di lini depan.
Pertarungan makin panas setelah kedua tim mendapat beberapa kartu kuning yang membuat ritme laga berjalan keras.
Tekanan Bhayangkara meningkat ketika Fareed Sadat tiga kali melepaskan tembakan on target menjelang akhir babak pertama.
Setelah turun minum, Persebaya mencoba mengubah tempo dengan memasukkan Moch Ichsas Baihaqi.
Serangan cepat mereka langsung membuahkan peluang lewat Bruno dan Malik Risaldi yang memaksa kiper Aqil Savik bekerja ekstra.
Bhayangkara sempat membalas lewat Wahyu Subo Seto dan Plazonja, namun eksekusi mereka belum cukup tajam. Pertukaran pemain yang dilakukan Paul Munster membuat Bhayangkara semakin agresif dalam fase akhir pertandingan.
Gol pertama justru datang dari kesalahan tuan rumah saat I Putu Gede Juni Antara melakukan gol bunuh diri pada menit ke-82. Bola yang mengarah ke gawang sendiri membuat Persebaya unggul 1-0 dan sempat berada di atas angin.
Persebaya berusaha mempertahankan keunggulan dengan memasukkan Dime Dimov dan Alfan Suaib untuk menambah tenaga segar. Namun tekanan Bhayangkara tidak mereda dan mereka terus menekan lewat sisi sayap.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
