Para pemain Persija Jakarta rayakan kemenangan usai tumbangkan Persebaya Surabaya di Kandang. (Dok. Persija)
JawaPos.com- Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menilai timnya tampil luar biasa setelah menumbangkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 pada pekan kesembilan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (18/10) malam.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Macan Kemayoran untuk kembali ke jalur positif.
Persija langsung menunjukkan agresivitas sejak awal laga. Hasilnya, Dony Tri Pamungkas membuka keunggulan pada menit ke-21 setelah menerima umpan lambung Fabio Calonego. Pemain muda berusia 19 tahun itu sukses menuntaskannya dengan sontekan kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper Persebaya, Ernando Ari.
Tim tamu kemudian menggandakan keunggulan di masa tambahan babak pertama. Jordi Amat memanfaatkan bola liar di depan gawang dan menaklukkan Ernando dengan sepakan kaki kanannya pada menit ke-45+3.
Memasuki babak kedua, Persija semakin percaya diri. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Persebaya hingga akhirnya mereka mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-73 setelah Emaxwell Souza dijatuhkan di kotak terlarang. Allano de Lima yang menjadi eksekutor menuntaskan tugasnya dengan sempurna, membawa Persija unggul 3-0.
Persebaya sempat memperkecil kedudukan melalui sundulan Leo Lelis pada menit ke-77 setelah menerima umpan sepak pojok Francisco Rivera. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 tak berubah.
Usai laga, Mauricio Souza mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Menurutnya, Persija tampil disiplin dan mampu menjalankan instruksi dengan baik sejak menit pertama.
"Saya rasa tim kami bermain sangat baik sejak awal pertandingan. Kami mengincar gol cepat dan akhirnya berhasil unggul. Itu membuat tim lebih tenang dan percaya diri," ujar Souza dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih asal Brasil itu juga memuji karakter timnya yang tetap fokus meski mendapat tekanan dari tuan rumah. Ia menilai kemenangan di GBT pantas didapat karena Persija tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang.
"Kami tahu Persebaya adalah tim yang bagus dan berbahaya, tetapi kami datang dengan tekad kuat untuk menang. Gol dari bola mati memberi kami ketenangan, dan kami pantas meninggalkan lapangan dengan kemenangan," tambahnya.
Dengan hasil ini, Persija memperbaiki posisi di klasemen sementara dan terus menempel ketat papan atas. Sementara itu, Persebaya harus puas tertahan di peringkat ketujuh dengan 10 poin dari sembilan pertandingan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
