
Direktur Teknik PSSI Alex Zwiers bersama kepala Persebaya Future Lab Ganesha Putra. (Instagram @alex_zwiers)
JawaPos.com — Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers berkesempatan berdiskusi langsung dengan Kepala Persebaya Future Lab, Ganesha Putra. Pertemuan ini berlangsung saat kunjungan resmi Alex ke Surabaya untuk mendengar tantangan, kekuatan, dan kebutuhan klub Persebaya Surabaya.
Alex menyebut pertemuan dengan Ganesha Putra menjadi momen penting untuk bertukar pikiran mengenai pengembangan sepak bola Indonesia.
Menurutnya, Persebaya Future Lab adalah wadah yang tepat untuk melahirkan talenta muda dengan filosofi sepak bola yang sesuai dengan karakter bangsa.
Melalui akun Instagram pribadinya, Alex mengaku mendapat banyak masukan berharga dari diskusi bersama Ganesha.
Ia menilai perbincangan tersebut bisa menjadi jembatan bagi federasi dan klub dalam menyamakan visi pengembangan sepak bola tanah air.
“Selama perjalanan kami ke Surabaya, saya dan Jordi berkesempatan bertemu Ganesha Putra, Kepala Persebaya Future Lab dan salah satu penulis Filanesia. Sebuah pertukaran ide yang berharga tentang perkembangan sepak bola di Indonesia,” tulis Alex di media sosialnya.
Kunjungan Alex Zwiers ke Persebaya Surabaya merupakan langkah awal PSSI untuk lebih dekat dengan klub Super League.
Ia menegaskan kedatangannya bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar ingin mendengar langsung suara klub dan pelatih.
Menurut Alex, setiap klub di Indonesia memiliki karakter dan identitas unik yang harus dihargai. Hal inilah yang nantinya bisa menjadi fondasi kuat untuk membangun filosofi sepak bola Indonesia yang lahir dari nilai-nilai bangsa.
“Ini filosofi sepak bola Indonesia. Filosofi ini harus dibentuk oleh semua orang, sesuai dengan hati dan semangat Indonesia,” tegasnya saat berada di Surabaya.
Alex mencontohkan Persebaya Surabaya sebagai klub yang memiliki karakter kuat dengan identitas jelas.
Ia menilai klub asal Kota Pahlawan ini memiliki keistimewaan tersendiri yang tercermin dari staf, pemain, hingga lingkungan yang mendukung perkembangan sepak bola.
Pujiannya terhadap Persebaya Surabaya bukan tanpa alasan. Klub dengan sejarah panjang itu memang dikenal konsisten menjaga identitas, budaya, serta hubungan erat dengan suporternya.
Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar untuk membangun sepak bola dari semangat klub-klub tersebut. Dengan 280 juta penduduk, ia yakin potensi talenta muda sangat besar jika diarahkan melalui pelatihan yang tepat.
“Hubungan antara penonton dan sepak bola Indonesia luar biasa. Kita hanya perlu menemukan pemain-pemain itu dan melatih mereka dengan cara yang tepat, namun tentu butuh waktu,” jelas Alex.
