Gerald Vanenburg tak gentar Timnas Indonesia hadapi Korea Selatan di Kualifikasi AFC U-23 2026. (Media PSSI)
JawaPos.com — Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, menularkan mental Liga Champions kepada anak asuhnya jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Mantan bintang Ajax Amsterdam itu meminta Garuda Muda tampil tanpa rasa takut, termasuk saat menghadapi Korea Selatan.
Vanenburg mengibaratkan perjalanan di ajang kualifikasi ini seperti tampil di kompetisi paling elite Eropa. Menurutnya, untuk bisa meraih sukses, sebuah tim harus mampu menaklukkan lawan-lawan besar dengan kualitas kelas dunia.
“Kalau misalnya kita bermain di Champions League di Eropa, untuk jadi juara kita harus bisa mengalahkan Barcelona, Real Madrid, sampai Paris Saint Germain,” ucap Vanenburg di Surabaya, Selasa (2/9/2025).
Ucapan itu menggambarkan ia ingin pemain Indonesia terbiasa menghadapi lawan tangguh tanpa gentar.
Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Mereka dijadwalkan menjamu Laos, Makau, dan Korea Selatan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Seluruh laga akan digelar pada 3-9 September 2025. Dukungan publik Jawa Timur diyakini menjadi energi tambahan untuk Garuda Muda.
Meski Laos dan Makau sering dianggap lawan enteng, Vanenburg tetap memberi peringatan keras kepada skuadnya. Baginya, tidak ada laga mudah di level internasional dan semua lawan patut dihormati.
Namun sorotan terbesar jelas tertuju pada Korea Selatan U-23. Tim asal Asia Timur itu punya sejarah panjang sebagai raksasa sepak bola muda di benua ini.
Vanenburg menegaskan mentalitas juara harus lebih diutamakan daripada takut terhadap nama besar lawan. Ia ingin Garuda Muda bermain lepas dengan kualitas terbaik yang dimiliki.
“Saya tidak peduli tentang siapa lawan yang akan kita hadapi. Kita harus menang,” tegas pelatih asal Belanda tersebut dengan penuh keyakinan.
Mantan pemain timnas Belanda itu menilai kemenangan hanya bisa diraih jika para pemainnya berani tampil percaya diri. Oleh karena itu, ia menuntut Jens Raven dan kolega meningkatkan level permainan di setiap pertandingan.
Vanenburg tidak ingin para pemainnya hanya berfokus pada reputasi Korea Selatan. Baginya, setiap laga di Sidoarjo adalah final yang harus dimenangkan.
“Jangan takut terhadap lawan, kita lakukan permainan kita dan kita harus meningkatkan level,” lanjut Vanenburg. “Kita akan melihat di mana kita akan berakhir nanti.”
Pernyataan itu menegaskan ia lebih menekankan pada proses daripada hanya hasil semata. Meski begitu, target kemenangan tetap menjadi harga mati bagi Garuda Muda.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
