Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 23.02 WIB

Pendekatan Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers Bangun Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Alexander Zwiers resmi menjadi Direktur Teknik PSSI yang baru. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com) - Image

Alexander Zwiers resmi menjadi Direktur Teknik PSSI yang baru. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

JawaPos.com-Alexander Zwiers resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknik PSSI, pada Senin (25/8) malam. Dalam wawancara dia menjelaskan visi utamanya untuk mengembangkan sepak bola Indonesia. 

Zwiers percaya bahwa sebuah filosofi sepak bola nasional harus diciptakan yang mencerminkan identitas, budaya, dan nilai-nilai Indonesia. Pendekatan ini akan melibatkan kolaborasi erat dengan semua pemangku kepentingan, termasuk klub, pelatih, dan komunitas, untuk memastikan bahwa strategi yang disusun benar-benar dapat diterapkan dan berkelanjutan di lingkungan lokal.

Zwiers menekankan pentingnya mendengarkan masukan dari semua pihak. "Filosofinya harus Indonesia, mencerminkan identitas Indonesia," tandas dia.

Hal ini menunjukkan komitmen untuk menciptakan fondasi kuat yang didukung oleh seluruh ekosistem sepak bola.

"Filosofi sepak bola saya tidak sepenting mengembangkan identitas yang mencerminkan sepak bola Indonesia," Ujar Zwiers, saat wawancara pada Senin (25/8).

Zwiers juga menyoroti pentingnya pendidikan pelatih sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas pemain. Dia berencana untuk menganalisis sistem pendidikan dan membangun sistem jaminan kualitas berkelanjutan untuk 15.000 pelatih di Indonesia.

Selain itu, dia berencana membangun jembatan antara tim nasional dan klub untuk memastikan perkembangan pemain berjalan lancar melalui rencana pengembangan individu. 

"Pencapaian terbesar adalah mendukung mimpi anak-anak untuk menjadi pemain profesional," ungkap Zwiers.

Berdasar pengalaman di Jordan, dia berhasil membuat 11 pemain muda debut di tim nasional dan menunjukkan fokus pada pembinaan bibit muda.

Menyadari tantangan geografis Indonesia yang terdiri atas 70.000 pulau, Zwiers mengadopsi pendekatan pertumbuhan bertahap untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan bermain sepak bola. Dirinya membandingkan proses ini dengan Jepang yang membutuhkan 30 tahun untuk mencapai kesuksesan.

Zwiers menegaskan perannya sebagai federasi adalah untuk memfasilitasi dan mendukung, bukan mendikte, dengan menyediakan program pendidikan dan berbagi pengetahuan kepada klub 

Inti dari filosofinya adalah membangun permainan bersama-sama (shaping the game together), menunjukkan pendekatan inklusif untuk menciptakan masa depan sepak bola yang lebih baik di Indonesia. Dia menyadari butuh waktu untuk menganalisis situasi saat ini untuk menetapkan prioritas jangka pendek, menengah, dan panjang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore