Jean-Paul Van Gastel bikin Persebaya Surabaya bertekuk lutut di pekan perdana Super League 2025/2026. (Media PSIM)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit di laga pembuka Super League 2025/2026 setelah dibekuk PSIM Yogyakarta. Tim berjuluk Green Force itu tumbang 0-1 di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (8/8), akibat gol telat Nolberto Vidal.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi PSIM karena diraih di markas lawan dengan tekanan besar dari puluhan ribu Bonek.
Di balik hasil tersebut, ada sosok pelatih asal Belanda, Jean-Paul Van Gastel, yang sukses meramu strategi jitu untuk menaklukkan Persebaya Surabaya.
Van Gastel, yang baru melakoni debutnya di kompetisi sepak bola Indonesia, langsung mencuri perhatian.
Taktiknya yang disiplin dan efektif membuat PSIM mampu menahan gempuran Persebaya Surabaya sepanjang laga, lalu mencuri gol penentu di menit-menit akhir.
Fenomena pelatih asal Negeri Kincir Angin memang menjadi warna baru di Super League musim ini. Selain Van Gastel, ada Peter de Roo di Persis Solo, Johnny Jansen di Bali United, dan Jan Olde Riekerink di Dewa United Banten FC.
Tiga dari empat pelatih itu adalah debutan di kancah sepak bola Indonesia. Hanya Jan Olde Riekerink yang sudah berpengalaman di liga ini setelah musim lalu sukses membawa Dewa United finis di papan atas klasemen.
Hasil pekan perdana menunjukkan start yang beragam untuk para pelatih Belanda tersebut. Van Gastel bersama PSIM dan Peter de Roo bersama Persis Solo sama-sama meraih kemenangan manis.
Persis Solo sukses mengalahkan tuan rumah Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (9/8/2025).
Dua gol pemain Jepang, Kodai Tanaka dan Sho Yamamoto, mengunci kemenangan 2-1 meski tuan rumah sempat memberi perlawanan ketat.
Sementara itu, Johnny Jansen harus puas dengan hasil imbang di laga debutnya. Bali United yang bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta ditahan 1-1 oleh Persik Kediri, Minggu (10/8/2025).
Nasib berbeda dialami Jan Olde Riekerink yang musim lalu begitu gemilang bersama Dewa United. Timnya secara mengejutkan dihajar Malut United FC dengan skor 1-3 di Banten International Stadium, Sabtu (9/8/2025).
Kekalahan itu cukup mengagetkan mengingat Dewa United digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara musim ini. Namun, start buruk ini menjadi peringatan dini persaingan musim 2025/2026 bakal berlangsung ketat.
Peter de Roo menilai hadirnya pelatih asal Belanda di Super League akan menambah kualitas kompetisi. Menurutnya, label kebangsaan seharusnya bukan fokus utama, melainkan kontribusi nyata untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
