
Rachmat Irianto siap berjuang bersama Persebaya Surabaya musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan menghadapi Liga 1 Indonesia 2025/2026 dan tur pramusim ke Australia, namun dua rekrutan anyar mereka belum bisa bergabung penuh. Pelatih Eduardo Perez secara blak-blakan mengaku belum tahu kapan Rachmat Irianto dan Koko Ari bisa dimainkan.
Kondisi fisik kedua pemain tersebut menjadi perhatian serius tim pelatih sejak awal latihan pramusim dimulai Senin (23/6/2025) lalu. Meski sudah hadir di lapangan ABC Gelora Bung Tomo, keduanya masih menjalani latihan terpisah.
Rachmat Irianto, yang akrab disapa Rian, mengalami cedera lutut saat memperkuat Persib Bandung di akhir musim lalu. Sementara Koko Ari mengalami cedera otot paha ketika masih membela Madura United.
Dalam sesi latihan terbuka yang digelar Minggu (29/6/2025), pelatih Eduardo Perez menegaskan proses pemulihan kedua pemain itu belum selesai.
Ia menyebut meski pemantauan dilakukan setiap hari, belum ada kepastian kapan keduanya bisa kembali ke lapangan.
"Rian hari ini sudah mulai menyentuh bola sedikit, kami sangat senang," ujar Eduardo Perez, Minggu (29/6/2025). "Tapi soal kapan mereka bisa dimainkan, saya benar-benar tidak tahu, ini murni persoalan medis."
Rian terlihat mulai melakukan jogging ringan di pinggir lapangan, yang menjadi sinyal positif dari proses pemulihannya.
Namun untuk Koko Ari, ia masih menjalani program penguatan otot dan belum bisa ambil bagian dalam latihan intens.
Menurut Eduardo, proses penyembuhan cedera memang tidak bisa dipaksakan dan harus berjalan alami. Ia meminta semua pihak memberikan dukungan penuh kepada Rian dan Koko agar bisa pulih tanpa tekanan berlebih.
"Saat pemain cedera, itu tidak mudah bagi siapa pun, baik fisik maupun mental," kata pelatih asal Spanyol tersebut. "Yang terpenting sekarang adalah memastikan mereka pulih dengan benar, bukan sekadar cepat kembali bermain."
Manajemen Persebaya Surabaya diketahui sudah menyadari kondisi ini sejak awal proses perekrutan.
Namun mereka tetap percaya kedua pemain tersebut akan menjadi kekuatan penting saat Liga 1 dan ASEAN Club Championship bergulir.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menggelar mini training camp di Perth, Australia, pada 8–10 Juli 2025.
Salah satu agenda penting dalam tur tersebut adalah laga uji coba menghadapi Football West All Star pada 9 Juli di Sam Kerr Football Centre.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
