Sejumlah pemain Timnas Indonesia melakukan latihan jelang laga melawan Timnas China di Stadion Madya, Komplek GBK, Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan lampu hijau terhadap pemain-pemain keturunan dan naturalisasi Timnas Indonesia bila ingin bermain di Liga 1 Indonesia. Situasi ini membuat kemungkinan Thom Haye dan lainnya bergabung dengan klub seperti Persija Jakarta bisa segera terwujud.
Rumor mengenai masa depan para pemain keturunan Timnas Indonesia mulai ramai diperbincangkan dalam beberapa pekan terakhir. Isu ini muncul setelah tuntasnya mayoritas kompetisi dunia musim 2024/2025 serta habisnya kontrak para penggawa Garuda di klubnya masing-masing.
Sejauh ini ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang diisukan gabung klub Liga 1. Yakni Rafael Struick, Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, hingga Shayne Pattynama.
Rafael Struick dikaitkan dengan Bali United FC, Thom Haye disebut jadi incaran Persija Jakarta, dan Nathan Tjoe-A-On serta Shayne Pattynama sempat diisukan masuk dalam radar tim promosi Bhayangkara FC.
Tapi khusus Shayne Pattynama, kemungkinan sang pemain tak akan ke Liga 1 karena rumor terakhir dia lebih kencang bakal melanjutkan karier di Thailand. Shayne disebut bakal jadi rekrutan anyar Buriram United.
Isu pemain keturunan dan naturalisasi Timnas Indonesia ke Liga 1 ini menuai pro dan kontra. Banyak yang menyuarakan agar hal tersebut tak terjadi karena kualitas Thom Haye dan kolega dipandang masih terlalu bagus dan belum saatnya bermain di Liga 1.
Warganet dan penggemar Timnas Indonesia khawatir kualitas pemain keturunan atau naturalisasi dapat menurun jika memutuskan bergabung dengan klub Liga 1 seperti Persija Jakarta dan lainnya.
Lantas bagaimana respons PSSI menanggapi isu tersebut? Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI menyatakan bahwa dirinya taj masalah. Menurutnya, Liga 1 sekarang sudah bagus.
"Kalau saya sangat terbuka, kan memang Liga 1 kita sudah lebih baik," kata Erick Thohir.
Di sisi lain, Erick Thohir sadar bahwa Liga 1 masih butuh perbaikan. Apalagi saat ini kompetisi Liga 1 masih menempati peringkat ke-25 Asia dengan perolehan 18,7 poin. Kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini tak lagi masuk lima besar di Asia Tenggara karena baru digusur oleh Liga Primer Kamboja (Cambodian Premier League).
"Makanya nanti kan di Kongres kita akan dorong lagi perbaikan-perbaikan yang lain. Tergantung pemainnya," jelasnya.
Terlepas dari itu, restu dan izin dari Erick Thohir ini secara tak langsung bisa membuat kemungkinan melihat Thom Haye, Rafael Struick, dan pemain keturunan lain tampil di Liga 1 jadi terbuka. Akankah hal itu terjadi musim depan?

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
