Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 03.37 WIB

Djenna de Jong Blak-blakan Perlakuan Tak Profesional PSSI: Dipaksa Ikut TC ke Jepang, Dibohongi, Diblokir hingga Diintimidasi

TRIAL: Djenna de Jong (tengah) saat membela Wolfsburg II. Pemain diaspora itu dikabarkan menjalani trial bersama timnas putri Indonesia. (Instagram/@djennadejong)

JawaPos.com-Pesepak bola putri keturunan Djenna de Jong akhirnya berubah pikiran dan blak-blakan mengungkap sikap dan perilaku tidak profesional PSSI kepad dirinya. Dia mengaku dibohongi hingga diintimidasi oleh federasi.

Nama Djenna de Jong mendadak viral di media sosial. Itu setelah dia mengunggah dan mengumumkan bahwa dirinya mengurungkan niat untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia.

Djenna yang awalnya disebut-sebut sebagai calon penggawa Garuda Pertiwi -julukan Timnas Putri-, memutuskan batal bela Timnas Putri Indonesia karena dalam prosesnya, mendapatkan perlakukan dan sikap tak profesional dari PSSI.

Awalnya, Djenna menolak untuk membicarakan aoa yang sebenarnya terjadi. Namun PSSI kemudian memberikan keterangan dan penjelasan bahwa dia memang tak masuk dalam rekomendasi pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki untuk dinaturalisasi PSSI.

Djenna de Jong pun akhirnya buka suara lagi. Pemain NAC Breda itu kali ini membongkar sikap tak profesional yang dilakukan PSSI terhadap dirinya. 

Djenna bercerita, awalnya dia mendapatkan pemanggilan dari PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jepang pada Februari 2025. Saat itu dia mengaku sedang mengalami cedera ringan. 

Namun, PSSI meminta dirinya untuk tetap datang ke Jepang. Djenna de Jong pun tak diperbolehkan mengungkapkan bahwa dirinya sedang mengalami cedera.

"Saya mendapat panggilan timnas namun saya mengalami cedera ringan. Saya memberi tahu mereka dan mereka mengetahui itu. Mereka mengatakan bahwa saya hanya perlu 'menunjukan wajah saya di Jepang karena saya punya banyak penggemar.'," kata Djenna saat dihubungi JawaPos.com melalui Direct Message Instagram, Rabu (23/4).

"Saya rasa ini semua hanya untuk popularitas. Saya tidak diizinkan memberi tahu seseorang bahwa saya tengah cedera. Saya harus pergi ke Jepang meskipun saya tidak menginginkannya, kenapa saya harus pergi jika saya tidak dapat bermain (karena cedera)?" tambahnya.

Setelah dibertahu oleh PSSI bahwa dia hanya perlu datang dan menunjukkan kehadirannya di Jepang, Djenna de Jong kemudian dijanjikan oleh PSSI bahwa prosesnya akan dilanjutkan. Tapi pada akhirnya itu semua tidak sesuai.

"Setelah mereka memberi tahu saya bahwa saya hanya perlu menunjukan wajah saya dan kemudian saya akan pergi saat prosesnya (naturalisasi). Jadi itulah mengapa saya pergi," terangnya.

"Lagipula, saya tidak bermain atau berlatih di Jepang. Dan yang mereka katakan hanyalah kebohongan. Saya tidak diizinkan untuk membicarakannya," tambah Djenna.

Setelah itu, kata Djenna, pihak PSSI kemudian memblokir dan mengasingkan dirinya. Keluarganya pun ikut kena getahnya sehingga dia tak bisa menghubungi PSSI sama sekali.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore