
Bhayangkara FC. (Dok. Instagram)
JawaPos.com - Bhayangkara FC menunjukkan keseriusannya dalam menyusun kekuatan menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2025/2026. Klub yang kini bertransformasi menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC tersebut tengah membidik tiga pemain yang memiliki label tim nasional Indonesia. Salah satunya adalah Saddil Ramdani.
Tak hanya Saddil, dua nama lain yang masuk radar klub asal Lampung ini adalah Nathan Tjoe-A-On dan Shayne Pattynama. Dua nama terakhir menjadi perhatian karena dinilai memiliki kualitas tinggi, tetapi belum mendapatkan menit bermain maksimal di klub masing-masing.
Nathan bahkan hanya mencatatkan satu penampilan bersama Swansea City di Championship dengan durasi bermain hanya dua menit. Sedangkan di Piala Carabao, ia tampil dua kali dengan total 125 menit bermain.
Sementara itu, Shayne Pattynama mencatatkan menit bermain lebih banyak bersama KAS Eupen musim ini, dengan 16 penampilan dan total 707 menit di Liga 2 Belgia, serta satu kali tampil di Piala Liga Belgia.
Jika ketiga pemain ini berhasil didatangkan, tentu akan menjadi tambahan kekuatan signifikan bagi Bhayangkara FC yang baru saja promosi kembali ke Liga 1. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendongkrak performa tim dan menjadikan Bhayangkara sebagai kuda hitam yang berbahaya.
Kedatangan ketiga pemain berlabel Timnas ini bisa saja terjadi, terutama karena adanya sosok Sumardji, COO Bhayangkara FC sekaligus manajer Timnas Indonesia.
Di sisi lain, Bhayangkara FC juga resmi mengumumkan markas barunya untuk musim depan. Mereka akan bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Informasi ini diumumkan melalui akun media sosial resmi klub pada Selasa (22/4), sekaligus memperkenalkan identitas baru mereka sebagai Bhayangkara Presisi Lampung FC.
“Tanah baru, semangat baru. Bhayangkara Presisi Lampung FC,” tulis akun @bhayangkarafc.
Pada hari yang sama, manajemen klub dan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung menggelar konferensi pers di Jakarta setelah menandatangani nota kesepahaman (MoU). Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut positif kepindahan klub ke wilayahnya.
“Ini momentum emas. Kita akan bangun pembinaan dari bawah, dan ini awal kebangkitan sepak bola Lampung. Selamat datang di rumah baru, Bhayangkara Presisi Lampung FC,” kata Rahmat.
Bhayangkara FC menjadi tim promosi pertama yang mengamankan tiket ke Liga 1 setelah menjuarai klasemen akhir Championship Grup 1 Liga 2 musim lalu. Meski kalah 1-2 dari PSIM Yogyakarta di partai final, mereka tetap mengamankan tempat di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Meskipun berstatus sebagai tim promosi, Bhayangkara bukanlah nama asing di Liga 1. Mereka merupakan juara edisi pertama Liga 1 pada tahun 2017. Setelah terdegradasi pada musim 2023/2024, Bhayangkara hanya membutuhkan satu musim untuk bangkit dan kembali bersaing di level tertinggi.
Dengan perubahan identitas, kepindahan markas, dan ambisi mendatangkan pemain timnas, Bhayangkara Presisi Lampung FC tampaknya siap menjadi kekuatan baru yang patut diperhitungkan di Liga 1 musim 2025/2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
