Deretan Madura United bisa jadi ancaman Paul Munster bersama Persebaya Surabaya. (Media Medura)
JawaPos.com - Awalnya, manajemen Madura United sempat ketar-ketir saat laga melawan Arema FC pada 24 April mendatang akan dimainkan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Manajer Madura United Umar Wachdin sempat menjelaskan jika bermain di Stadion Kanjuruhan akan jadi pukulan yang menyakitkan bagi dirinya dan tim.
Umar menerangkan masih belum bisa melupakan apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya itu memakan korban hingga 135 nyawa. ''Jadi duka mendalam bagi sepak bola Indonesia. Akan jadi beban berat (jika harus bertanding di Kanjuruhan),'' ujarnya.
Untungnya, laga batal digelar di Stadion Kanjuruhan. Laga tunda Liga 1 melawan Singo Edan akan dilangsungkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Pindah dari yang awalnya di Stadion Soeprijadi, Blitar.
Perpindahan ini sangat mendadak. Sebab, keputusan pindah itu dikeluarkan oleh manajemen Arema FC pada Minggu (20/4). Tentu, cukup merugikan bagi Madura United yang harus secepat mungkin mempersiapkan diri untuk bertandang ke Bali.
Umar menegaskan jadwal Liga 1 sebenarnya tidak menguntungkan bagi Madura United. Apalagi, timnya sedang berjuang untuk bisa lolos dari jeratan degradasi. ''Kami sempat meminta keringanan, Alhamdulillah tidak dapat. Tapi ya, itu sepak bola, show must go on,'' terangnya.
Karena itu, Umar menjelaskan menerima apapun keputusan PT LIB dan PSSI, termasuk laga melawan Arema FC akan dimainkan di Bali. ''Yang pasti kami akan tunduk dan patuh dengan mandat yang sudah diputuskan oleh regulasi,'' bebernya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
