
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster. (Istimewa)
JawaPos.com–Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster tengah jadi sorotan berkat rekor impresif saat melawan Persija Jakarta. Dari enam pertemuan, dia hanya kalah sekali, menjadikannya momok menakutkan bagi Tim Macan Kemayoran.
Menurut data Transfermarkt.com, Paul Munster sudah lima kali bersua Persija saat melatih Bhayangkara FC dan sekali bersama Persebaya Surabaya. Hasilnya, dia mengantongi tiga kemenangan, dua imbang, dan hanya satu kekalahan.
Salah satu momen gemilangnya bersama Persebaya Surabaya terjadi di pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pada 22 November 2024, Persebaya Surabaya mengalahkan Persija 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Kemenangan itu jadi bukti kepercayaan diri tinggi Munster kini bukan isapan jempol belaka. Persebaya Surabaya tampil ganas di kandang, membuat Persija tak berkutik meski sempat memberi perlawanan.
Tak hanya itu, Munster juga punya catatan emas kala masih menukangi Bhayangkara FC. Pada 4 Desember 2019, dia membawa timnya membantai Persija dengan skor telak 3-0 di Liga 1 Indonesia 2018/2019. Statistik lain dari era Bhayangkara FC menunjukkan dua hasil imbang dan satu kekalahan dari Persija. Satu-satunya kekalahan itu terjadi di Piala Menpora 2021 dengan skor 1-2.
Catatan apik ini jelas jadi modal besar bagi Munster jelang laga melawan Persija. Persebaya Surabaya pun sedang dalam tren positif, mengemas tiga kemenangan dari lima laga terakhir.
Meski begitu, Persebaya Surabaya baru saja ditahan imbang 1-1 oleh PSIS Semarang pada 12 Maret. Hasil itu sedikit menggores tren positif mereka, tapi tak mengurangi optimisme Munster.
Sebaliknya, Persija Jakarta sedang terpuruk dengan tren buruk yang sulit dibendung. Dari sembilan laga terakhir, mereka hanya menang sekali, kalah empat kali, dan imbang tiga kali.
Kondisi kontras ini makin memperkuat posisi Persebaya Surabaya sebagai favorit di laga mendatang. Munster diyakini bakal memanfaatkan kelemahan Persija untuk mengulang sukses sebelumnya.
Lima pertemuan terakhir kedua tim juga menunjukkan persaingan ketat, tapi Persebaya Surabaya unggul tipis. Pekan 11 musim ini jadi bukti Persebaya Surabaya mampu mematahkan perlawanan Persija di kandang.
Sebelumnya, pada Liga 1 Indonesia 2023/2024, kedua tim bermain imbang 1-1 di Surabaya. Namun, Persija sempat menang 1-0 di kandang pada pekan ke-5 musim yang sama.
Pada musim 2022/2023, Persija juga menang 1-0 di Surabaya, tapi bermain imbang 1-1 di Jakarta. Data ini menunjukkan laga kedua tim selalu sengit dan sulit diprediksi.
Namun, dengan statistik Munster yang mentereng, Persebaya Surabaya punya keunggulan psikologis jelang duel berikutnya. Green Force siap mengandalkan tangan dingin pelatih asal Irlandia Utara itu.
Di musim 2024/2025 ini, Persebaya Surabaya di bawah Munster sudah memainkan 27 laga di Liga 1. Mereka menang 14 kali, kalah 7 kali, dan seri 6 kali. Total, Persebaya mencetak 32 gol dan kebobolan 28 gol di musim ini. Performa tersebut menunjukkan konsistensi tim besutan Munster dalam bersaing di papan atas.
Munster sendiri dikenal sebagai pelatih yang taktis dan penuh percaya diri. Dia kerap sukses membaca permainan lawan, termasuk saat menghadapi Persija.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
