Rachmat Irianto datang menyaksikan Persebaya vs Persib mengenakan jersey alm. ayahnya Bejo Sugiantoro. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Jersey yang dikenakan Rachmat Irianto dalam laga Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung pada Sabtu (1/3) menjadi sorotan, terutama bagi para pemain Persib. Sebelum memasuki Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), sejumlah pemain Maung Bandung, seperti Victor Igbonefo dan Edo Febriansah, tampak memperhatikan jersey yang dipakai oleh Rian, sapaan akrab Irianto. Igbonefo secara khusus mengamati bagian belakang jersey yang memiliki nomor punggung 5, sementara Edo bahkan mencium logo Garuda di bagian depan.
Jersey tersebut bukanlah sembarang seragam, melainkan jersey Timnas Indonesia away edisi 1999/2000 yang pernah dikenakan oleh mendiang Bejo Sugiantoro, ayah dari Rachmat Irianto. Jersey ini memiliki nilai sejarah tinggi karena digunakan Bejo dalam ajang SEA Games 1999 di Brunei Darussalam. Turnamen itu menjadi edisi terakhir SEA Games yang memperbolehkan pemain senior sebelum akhirnya beralih ke sistem kelompok usia dengan kombinasi pemain senior terbatas.
Kehadiran Irianto di GBT dengan mengenakan jersey warisan sang ayah semakin terasa emosional karena ia masih dalam masa pemulihan cedera ACL. Rian datang ke stadion menggunakan kruk dan didampingi keluarganya.
Kedatangannya sendiri sebelumnya telah dibocorkan oleh rekan setimnya di Persib, Edo Febriansah, yang mengungkapkan bahwa Rian memang memiliki rencana untuk menyaksikan pertandingan tersebut, meski hal itu telah direncanakan sebelum kepergian sang ayah.
Sebagai bentuk penghormatan kepada Bejo Sugiantoro, Persebaya Surabaya turut menyiapkan momen spesial dalam pertandingan tersebut. Sebelum laga dimulai, diputarkan video tribute untuk mengenang sosok legenda yang telah memberikan banyak kontribusi bagi Green Force. Selain itu, seluruh pemain dari kedua tim mengenakan pita hitam sebagai simbol belasungkawa atas kepergian Bejo.
Keputusan Rachmat Irianto untuk mengenakan jersey Timnas Indonesia mendapat pujian dari banyak pihak, termasuk Bonek. Para suporter Persebaya mengapresiasi pilihan Rian yang memilih tetap netral, tidak mengenakan atribut Persebaya maupun Persib dalam laga tersebut. Sikap ini dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap dua klub yang memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya.
"Respect, Rian lebih milih netral dibanding pakai atribut dari salah satu tim Persib atau Persebaya," tulis akun @nrhdyt dalam kolom komentar unggahan Persib.
Selain itu, Bonek juga mengusulkan agar Persebaya Surabaya memensiunkan nomor punggung 5 sebagai bentuk penghormatan terhadap Bejo Sugiantoro. Nomor tersebut dianggap telah menjadi simbol dedikasi dan loyalitas yang tak terpisahkan dari sosok sang legenda. Sejumlah suporter bahkan mengusulkan bahwa jika nomor 5 tetap digunakan, sebaiknya hanya dipakai oleh keturunan Bejo sendiri.
Kepergian Bejo Sugiantoro menjadi kehilangan besar bagi sepak bola Indonesia. Mantan bek tangguh Timnas Indonesia itu menghembuskan napas terakhir setelah mengalami insiden saat bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di Lapangan SIER Surabaya. Meski sempat mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke RS Royal Surabaya, nyawanya tak tertolong.
Momen penghormatan di GBT menjadi bukti bahwa sosok Bejo Sugiantoro akan selalu dikenang oleh Persebaya, Bonek, serta para pencinta sepak bola Indonesia. Sementara itu, Rachmat Irianto dengan bangga meneruskan warisan ayahnya, baik sebagai pemain maupun sebagai bagian dari sejarah sepak bola nasional.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
