Bojan Hodak bersama Persib musim ini belum terkalahkan dalam laga tandang. (Instagram/Persib)
JawaPos.com- Persib Bandung musim ini kembali menunjukkan keperkasaan bahwa mereka masih jadi yang terbaik di Liga 1 Indonesia 2024/25. Pada pekan ke-22, skuad Maung Bandung berhasil meraih kemenangan tipis 0-1 saat melawat ke kandang PSIS Semarang pada Minggu (9/2).
Anak asuh Bojan Hodak ini menampilkan pengalaman di musim lalu saat mereka menjadi juara liga. Kemenangan yang diraih atas PSIS itu semakin mengukuhkan posisi Persib di puncak klasemen sementara dengan keunggulan sembilan poin dari Dewa United FC yang kini menempati posisi kedua.
Lebih dari sekadar kemenangan, laga tersebut juga menorehkan rekor impresif bagi Persib, yang menjadi satu-satunya tim di Liga 1 yang belum pernah menelan kekalahan dalam pertandingan tandang hingga pekan ke-22. Maung Bandung tercatat telah menjalani 11 pertandingan tandang dengan hasil 6 kemenangan dan 5 kali imbang. Mereka sukses mencetak 17 gol tandang dan hanya kebobolan 9 gol, menjadikan catatan ini sebagai bukti konsistensi mereka di luar kandang.
Kemenangan tandang yang diraih Persib mencakup berbagai laga berat melawan tim-tim besar, di antaranya melawan Persik Kediri, PSS Sleman, PS Barito Putera, Persis Solo, Arema FC, dan yang terbaru PSIS Semarang. Sementara itu, lima hasil imbang didapatkan saat melawan Dewa United FC, Madura United FC, PSM Makassar, Bali United FC, dan PSBS Biak.
Melihat catatan tandang tim lain, Persib unggul jauh dari para pesaingnya. Tim yang terdekat dengan rekor mereka itu adalah Dewa United dan PSM Makassar yang telah menelan tiga kekalahan di laga tandang. Sementara itu, tim besar seperti Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya sudah menelan lima kekalahan dalam laga tandang mereka.
Rekor tandang tak terkalahkan ini menjadi salah satu keunggulan signifikan bagi Persib dalam mempertahankan posisi puncak klasemen. Menurut Guntur Cahyo Utomo, Performance Development Manager PT Liga Indonesia Baru (LIB), konsistensi menjadi faktor utama di balik kesuksesan Persib.
“Hampir tidak ada perbedaan cara bermain ketika bermain kandang atau tandang. Ini adalah salah satu indikator bahwa konsistensi dari para pemain memainkan peran penting,” ujarnya, Jumat (14/2).
Guntur juga menambahkan bahwa tingkat konsentrasi yang tinggi saat bermain tandang memberikan keuntungan tambahan bagi Persib, yang mampu mengeksekusi permainan dengan kualitas tinggi selama 90 menit.
Kemenangan tipis atas PSIS Semarang bukan hanya memperkuat posisi Persib Bandung di puncak klasemen Liga 1, tetapi juga memperpanjang rekor tandang tak terkalahkan mereka. Konsistensi dalam performa, baik di kandang maupun tandang, menjadi salah satu kunci keberhasilan Maung Bandung di musim ini.
Dengan catatan statistik yang mengesankan, Persib terus menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang kuat dan sulit untuk dikalahkan, terutama saat bermain di luar kandang. Pada pertandingan berikutnya ketangguhan Maung Bandung akan diuji karena akan bertamu ke kandang musuh bebuyutan mereka Persija Jakarta dalam laga yang bertajuk El Clasico Indonesia.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
