Pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh, saat berlatih bersama Yokohama Marinos. (Instagram Yokohama Marinos)
JawaPos.com - Pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh, sedang menjadi pusat perhatian setelah dikontrak klub papan atas Liga Jepang, Yokohama Marinos, pasca hengkang dari klub sebelumnya, KV Mechelen.
Usut punya usut, pihak KV Mechelen akhirnya buka suara terkait hengkangnya Sandy Walsh dari klub tersebut. Dalam keterangannya seperti dikutip dari laman resmi klub, tim asal Belgia itu menyatakan bahwa Sandy ingin lebih banyak bermain.
"Bek yang juga bermain untuk tim nasional Indonesia itu (Sandy Walsh) pindah ke Yokohama Marinos karena ingin mencari waktu bermain," tulis KV Mechelen dalam keterangannya.
Musim ini, pemain berusia 29 tahun tersebut hanya bermain sebanyak enam laga bersama Mechelen. Ia dinilai kesulitan menembus skuad utama, sehingga kedua belah pihak mencari solusi agar Sandy bisa lebih banyak bermain.
KV Mechelen pun mengucapkan terima kasih kepada Sandy Walsh atas dedikasinya selama bermain di sana. Mereka pun mendoakan agar sang pemain sukses di Jepang.
Selama lima musim membela klub berjuluk Malinwa itu, Sandy memainkan total 133 pertandingan dengan mencetak sembilan gol dan mencatatkan 13 assist.
Sementara itu, Sandy Walsh sendiri menyatakan bukan hal yang sulit untuk memutuskan pindah ke Yokohama Marinos meski akan menjadi pengalaman pertama bermain di kompetisi benua Asia.
"Ini bukanlah keputusan sulit (pindah ke Yokohama Marinos). Saya selalu beradaptasi dan merasakan perubahan. Pindah dari Eropa, ada kesempatan bermain di Asia dan saya langsung mengambil kesempatan itu dengan penuh semangat," ungkap Sandy dalam wawancara di akun Instagram Status Pro ID.
Ia juga mengungkapkan alasan pindah ke Yokohama Marinos, yaitu bisa berkompetisi di salah satu liga terbaik di Asia.
"Liga Jepang adalah liga yang besar, dan saya selalu ingin bermain di dalamnya. Jadi saya berterima kasih pada Yokohama Marinos yang telah membantu mewujudkannya," imbuhnya.
Selain itu, kebanggaannya menjadi orang Asia juga merupakan salah satu faktor yang membuatnya mantap memilih Liga Jepang.
"Saya bangga menjadi orang Asia, meski saya juga setengah Eropa, jadi saya datang ke Asia untuk bermain di level tertinggi. Saya akan bekerja keras di sini," ujarnya.
Demi bisa bersaing di Liga Jepang, ia menargetkan untuk segera beradaptasi di Yokohama Marinos.
"Ambisi dan target saya dalam jangka pendek adalah beradaptasi dengan segala hal di Liga Jepang, sehingga saya bisa menunjukkan permainan terbaik saya di Yokohama Marinos," tegasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
