Duel pemain Persebaya Surabaya vs Persis Solo. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit usai kalah dramatis dari Persis Solo di Stadion Manahan. Gol telat Ramadhan Sananta di menit 90+3 memastikan Green Force pulang dengan tangan hampa.
Laga pekan ke-22 Liga 1 Indonesia 2024/2025 berlangsung panas sejak awal pertandingan. Baru berjalan tujuh menit, Persebaya Surabaya sudah kehilangan Kadek Raditya akibat cedera engkel.
Kadek mengalami cedera setelah terinjak Jhon Cley dalam duel perebutan bola. Sialnya, ia juga diganjar kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran keras.
Paul Munster tak punya pilihan selain menarik keluar Kadek dan memasukkan Riswan Lauhin lebih cepat dari rencana. Pergantian ini mengubah skema pertahanan Persebaya Surabaya yang sebelumnya cukup solid.
Persis Solo langsung memanfaatkan situasi dengan menggempur lini belakang Persebaya Surabaya. Jhon Cley dan Moussa Sidibe berulang kali mencoba membongkar pertahanan Green Force.
Peluang emas hadir pada menit ke-18 ketika kombinasi Jhon Cley dan Sidibe menghasilkan tembakan keras ke gawang. Beruntung, bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Tekanan terus berlanjut dengan aksi Lautaro Belleggia yang nyaris menjebol gawang pada menit ke-21. Namun, Ernando Ari tampil brilian dengan penyelamatan gemilang.
Satu menit berselang, Cleylton melepaskan sundulan dari jarak jauh yang kembali mengancam gawang Persebaya Surabaya. Ernando sekali lagi menjadi penyelamat dengan refleks luar biasa.
Pada menit ke-35, Althaf Indie mencoba peruntungan dengan menusuk ke kotak penalti Persebaya Surabaya. Sepakannya nyaris berbuah gol, tetapi Ernando kembali menggagalkan peluang tersebut.
Ramadhan Sananta hampir mencetak gol indah melalui tendangan salto pada menit ke-37. Sayangnya, bola masih melebar dari gawang dan skor tetap imbang.
Persis Solo terus menekan hingga Cleylton mendapatkan peluang emas di menit ke-40. Sundulannya masih belum menemui sasaran dan Persebaya Surabaya selamat dari kebobolan.
Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0 meski Persis Solo mendominasi permainan. Persebaya Surabaya bertahan mati-matian untuk mengamankan hasil imbang.
Memasuki babak kedua, Paul Munster mencoba mengubah strategi dengan memasukkan Malik Risaldi. Serangan Persebaya Surabaya mulai berkembang dengan eksploitasi di sektor sayap.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
