Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Januari 2025, 03.19 WIB

Profil Yandi Sofyan Striker Baru Persija, Jebolan SAD Uruguay, Adik Legenda Timnas Indonesia

Yandi Sofyan diperkenalkan Persija Jakarta sebagai pemain baru berstatus pinjaman dari Malut United. (persija.id) - Image

Yandi Sofyan diperkenalkan Persija Jakarta sebagai pemain baru berstatus pinjaman dari Malut United. (persija.id)

JawaPos.com - Persija Jakarta resmi mendatangkan Yandi Sofyan di bursa transfer paruh kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pemain berusia 32 tahun tersebut didatangkan dari Malut United FC dengan status pinjaman.

Yandi Sofyan akan memperkuat lini depan Persija yang sudah dihuni oleh Gustavo Almeida, Marko Simic, dan Agi Firmansyah. Yandi Sofyan diharapkan mampu menambah daya gedor Persija yang sudah mencatatkan 25 gol dari 17 pertandingan. 

Mantan striker Persikabo 1973 ini mengaku siap untuk memberikan penampilan yang maksimal untuk Macan Kemayoran.

"Ini merupakan tanggung jawab untuk diri saya. Yang pasti saya akan berusaha maksimal untuk membantu tim," kata Yandi Sofyan dalam keterangan resmi Persija Jakarta.

"Kalau masalah mencetak gol itu bonus. Yang paling penting adalah tim bisa mendapatkan poin maksimal di setiap laga,” tambahnya.

Profil Yandi Sofyan

Yandi Sofyan bukanlah nama baru dalam dunia sepak bola tanah air. Ia sudah memulai karier sepak bola sejak usia muda dan telah bermain di klub besar tanah air. Lahir di Garut, 25 Mei 1992, darah sepak bola ternyata mengalir di keluarga Yandi.

Ia merupakan adik dari eks striker Timnas Indonesia di era 2000-an, Zainal Arif. Yandi sempat menimba ilmu sepak bola di Persib Bandung junior 2006 - 2007. Ia kemudian direkrut untuk mengikuti program pelatihan dan kompetisi di Uruguay bersama Sociedad Anomina Deportiva atau SAD Uruguay di tahun 2008 - 2011.

Selain Yandi, jebolan program ini yang juga pernah berkarier di Liga 1 di antaranya Rizky Pellu, Alfin Tuasalamony, Manahati Lestusen, hingga Hansamu Yama. 

Selepas dari SAD Uruguay, Yandi memulai karier seniornya, bukan di Indonesia tapi di Belgia bersama klub CS Vise di tahun 2011. Bertahan hingga 2013, Yandi pulang ke tanah air untuk memperkuat Arema Malang. 

Sempat dipinjamkan ke Brisbane Roar U21 hingga Juni 2014. Pada bulan Desember 2014 pemain bertinggi 176 cm ini bergabung dengan tim masa kecilnya, Persib Bandung. Di Persib ia bertahan hingga Januari 2017 sebelum dipinang oleh Bali United.

Kariernya bersama Bali United juga tak berlangsung lama yakni hingga Januari 2019. Yandi sempat berstatus tanpa klub sebelum akhirnya direkrut oleh Persikota Tangerang di musim 2021/2022.

Awal musim 2022/2023 Yandi kembali berpindah klub kali ini ke Persikabo 1973. Bermain dua musim bersama Persikabo 1973, Yandi Sofyan berhasil menunjukkan performanya kembali. Berdasarkan catatan transfermarkt, Yandi memainkan 58 laga bersama Persikabo 1973 dengan torehan 12 gol. 

Yandi Sofyan kemudian berganti kostum di awal Musim 2024/2025, kali ini bersama Malut United FC. Di Malut United FC, ia gagal menunjukkan performa seperti di Persikabo 1973. Kurangnya menit bermain jadi salah satu penyebabnya. 

Yandi hanya bermain di 5 laga di sepanjang paruh pertama Liga 1 Indonesia Musim 2024/2025 tanpa koleksi gol sama sekali. Kendati demikian, ia berharap keputusannya untuk bergabung bersama Macan Kemayoran di sisa musim 2024/2025 bisa membawanya tampil lebih baik lagi.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore