Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Januari 2025, 19.53 WIB

Dilema Naturalisasi Mitchel Bakker, PSSI Kesulitan Temukan Bukti Keturunan Indonesia, namun Tak Patah Arang

Proses naturalisasi Mitchel Bakker mengalami sedikit kesulitan, namun PSSI tetap optimis. (Instagram: @mittchelb) - Image

Proses naturalisasi Mitchel Bakker mengalami sedikit kesulitan, namun PSSI tetap optimis. (Instagram: @mittchelb)

JawaPos.com - Dalam upaya memperkuat Timnas Indonesia, PSSI tengah mengejar sejumlah pemain keturunan yang berpotensi untuk dinaturalisasi. Salah satu nama yang mencuri perhatian publik belakangan ini adalah Mitchel Bakker, pemain berusia 24 tahun yang saat ini membela klub Prancis, Lille.

Spekulasi mengenai kemungkinan naturalisasi Bakker semakin mengemuka setelah beberapa media di Belanda melaporkan bahwa pemain tersebut memiliki darah keturunan Maluku. Associated Press (AP) bahkan turut memberitakan hal serupa, membuat antusiasme publik sepak bola Indonesia meningkat akan potensi hadirnya pemain berlevel Eropa di skuad Timnas.

Namun, dalam konferensi pers PSSI yang digelar pada Senin (6/1), Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan update yang cukup mengejutkan. "Untuk Bakker kita sudah cek dan ternyata agak sulit karena tidak sesuai dengan regulasi FIFA yang mensyaratkan adanya garis keturunan dari ibu-bapak atau kakek-nenek. Kami masih terus mencari dokumen pendukung, tetapi sejauh ini belum menemukan bukti bahwa dia memenuhi kualifikasi sesuai aturan FIFA," ungkap Erick.

Meskipun menghadapi kendala dalam proses verifikasi keturunan, PSSI tetap optimis dan akan terus mengupayakan naturalisasi Bakker. Erick melihat potensi besar dalam diri pemain yang memiliki tinggi 189 cm tersebut, terutama karena fleksibilitasnya yang bisa bermain di beberapa posisi.

"Tentu kami sangat ingin bisa menaturalisasi Bakker. Dia pemain yang bagus, dengan postur ideal 189 cm dan kemampuan bermain yang versatile. Dia tidak hanya bisa diandalkan di lini belakang, tetapi juga bisa bermain sebagai gelandang," jelas Erick, menggambarkan nilai plus yang bisa dibawa Bakker ke dalam skuad Timnas Indonesia.

Sementara itu, proses naturalisasi untuk pemain lain, Ole Romeny, dilaporkan mengalami perkembangan positif. "Alhamdulillah untuk Ole, proses administrasinya sudah lebih advanced. Kami optimis dia bisa segera mengucapkan sumpah sebagai WNI dan bergabung dengan Timnas Indonesia," ungkap Erick.

Tak berhenti di situ, PSSI juga tengah mendekati pemain keturunan lainnya, Jairo Riedewald, untuk memperkuat Timnas Indonesia. Pendekatan ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam mencari talenta-talenta berkualitas untuk mengangkat level persepakbolaan nasional.

Proses naturalisasi pemain asing memang harus mematuhi regulasi ketat dari FIFA, yang mensyaratkan adanya bukti keturunan dari orang tua atau kakek-nenek. Hal ini untuk memastikan bahwa pemain yang dinaturalisasi memang memiliki ikatan dengan negara yang bersangkutan, bukan sekadar naturalisasi demi kepentingan sepak bola semata.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore