
Pemain senior Timnas Indonesia. (Instagram @justinhubner5).
JawaPos - Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar dalam melanjutkan perjuangannya di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dari enam pertandingan yang telah dimainkan, skuad Garuda di bawah asuhan Shin Tae-yong berhasil mengumpulkan enam poin dan kini berada di posisi ketiga klasemen sementara.
Dua laga krusial tersisa melawan Australia dan Bahrain pada Maret 2025, peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final masih terbuka. Jika mampu mengalahkan Australia, posisi Garuda bisa naik ke peringkat kedua, yang merupakan zona aman untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2026.
Namun, laga melawan Bahrain akan menjadi ujian berat karena tujuh pemain kunci Timnas Indonesia harus waspada terhadap ancaman akumulasi kartu kuning.
Ketujuh pemain yang harus ekstra hati-hati agar tidak mendapat kartu kuning tambahan saat menghadapi Australia adalah:
Maarten Paes
Muhammad Ferarri
Calvin Verdonk
Jay Idzes
Marselino Ferdinan
Nathan Tjoe-A-On
Ivar Jenner
Paes, Ferarri, dan Verdonk mendapatkan kartu kuning di laga perdana melawan Arab Saudi pada September lalu. Marselino menerima kartu kuning saat bertemu Bahrain, sementara Idzes mendapatkan kartu saat menghadapi Tiongkok. Nathan Tjoe-A-On dan Ivar Jenner menambah daftar ini setelah masing-masing dikartu kuning dalam laga kemenangan melawan Arab Saudi.
Jika salah satu dari mereka mendapatkan kartu kuning saat melawan Australia, mereka akan absen dalam laga kandang kontra Bahrain, yang menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk meraih poin maksimal.
Selain itu, Timnas Indonesia juga dipastikan kehilangan dua pemain saat melawan Australia pada 20 Maret 2025. Justin Hubner terkena kartu merah dalam laga melawan Arab Saudi, sementara Ragnar Oratmangoen terkena sanksi akumulasi setelah menerima kartu kuning di laga yang sama.
Meski menghadapi ancaman absennya pemain kunci, skuad Garuda tetap optimistis menatap dua laga terakhir. Bermain di kandang melawan Bahrain memberikan kepercayaan diri ekstra, terlebih setelah hampir meraih kemenangan saat bertandang ke Riffa pada Oktober 2024.
