Persebaya Surabaya kehilangan 4 pemain jelang hadapi Madura United dengan tajuk Derbi Jawa Timur. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi tantangan besar menjelang laga panas melawan Madura United di Derbi Jawa Timur. Empat pemain utama Green Force dipastikan absen dalam pertandingan penting yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Desember di Stadion Gelora Bangkalan.
Pelatih Paul Munster kini harus memutar otak untuk mengatasi absennya pemain-pemain kunci di skuadnya. Situasi ini menjadi ujian besar bagi sang pelatih dalam menjaga konsistensi performa Persebaya Surabaya di tengah jadwal padat.
M. Hidayat, gelandang bertahan andalan, masih harus menepi karena cedera yang belum sepenuhnya pulih. Kondisi ini membuat lini tengah Persebaya Surabaya kehilangan salah satu pilar utamanya, yang biasanya menjadi penghubung antara lini belakang dan depan.
Selain itu, dua pemain muda, Mikael Tata dan Alfan Suaib, juga dipastikan absen karena memperkuat Timnas Indonesia U-22 di ajang Piala AFF 2024. Kehadiran mereka di timnas memang membanggakan, tetapi situasi ini meninggalkan celah besar di skuad Paul Munster.
Tidak berhenti di situ, Persebaya Surabaya juga harus merelakan Toni Firmansyah yang tengah membela Timnas U-20. Absennya tiga pemain muda ini membuat Munster kehilangan opsi rotasi di lini serang dan pertahanan timnya.
Paul Munster menyadari situasi ini akan menjadi tantangan berat bagi timnya, terutama menghadapi jadwal Derbi Jawa Timur yang padat. Setelah melawan Madura United, Persebaya Surabaya masih harus menghadapi Arema FC dan Persik Kediri dalam waktu yang berdekatan.
Munster menegaskan fokusnya saat ini adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk laga melawan Madura United. Ia tidak ingin anak asuhnya terpengaruh oleh absennya empat pemain penting tersebut dan tetap optimistis mampu tampil maksimal.
“Madura United adalah lawan yang tidak bisa dianggap remeh. Kami harus mempersiapkan diri dengan baik dan memastikan pemain yang tersedia dalam kondisi terbaik,” ujar Munster dalam konferensi pers.
Madura United memang tengah berada dalam sorotan karena menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di Liga 1 musim ini. Namun, Munster enggan terjebak dalam statistik dan meminta timnya tetap fokus pada permainan sendiri.
“Kita tidak bisa meremehkan tim ini,” tambahnya.
Absennya beberapa pemain inti membuat Munster kemungkinan akan melakukan beberapa perubahan strategi. Rotasi pemain menjadi salah satu opsi untuk menjaga intensitas permainan Persebaya Surabaya selama 90 menit penuh.
Di sisi lain, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian utama Munster, mengingat jadwal pertandingan yang cukup padat. Ia menekankan pentingnya pemulihan fisik dan mental agar tim tetap kompetitif di setiap laga.
“Fokus kami sekarang adalah memastikan pemain dalam kondisi prima, baik secara fisik maupun mental. Jadwal padat ini akan menjadi tantangan, tetapi saya percaya pada kemampuan tim,” ujar pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Madura United, meskipun berada dalam situasi sulit, tetap menjadi ancaman serius bagi Persebaya Surabaya. Bermain di kandang sendiri, Madura United tentu akan tampil habis-habisan untuk mengamankan poin penuh.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
